|"gajahputihnews.com"|PERNYATAAN SIKAP
Terkait Dugaan Bantuan Tidak Tepat Sasaran di Kabupaten Bireuen
Saya, Jamaluddin alias Tgk Rohid, selaku Kabid Penelitian dan Investigasi Badan Penelitian Aset Negara, menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam terhadap Pemerintah Kabupaten Bireuen terkait dugaan penyaluran bantuan bencana yang tidak tepat sasaran.
Berdasarkan informasi dan temuan di lapangan, terdapat dugaan bahwa bantuan bencana alam banjir dan longsor diberikan kepada pihak yang tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Salah satu kasus yang terungkap berasal dari saudari Muksalmina, warga Tanjong Baroe, yang disebutkan menerima bantuan, sementara terdapat indikasi ketidaksesuaian data, termasuk penerima yang telah lama meninggal dunia namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
Hal ini tentu sangat memprihatinkan dan melukai rasa keadilan masyarakat, khususnya korban bencana yang benar-benar membutuhkan bantuan. Penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran berpotensi merugikan keuangan negara serta mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mendesak:
Pemerintah Kabupaten Bireuen segera melakukan audit dan verifikasi ulang data penerima bantuan.
Aparat penegak hukum melakukan investigasi secara transparan dan profesional.
Penyaluran bantuan ke depan dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan berbasis data yang valid.
Kami berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah tegas demi menjaga integritas, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bireuen.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian bersama.
Hormat kami,
Jamaluddin (Tgk Rohid)
Kabid Penelitian dan Investigasi
Badan Penelitian Aset Negara

Social Header
Kontributor