Breaking News

Suasana Menjelang Berbuka Puasa hari ke 3 di Aceh Tengah Antusias Masyarakat Berburu takjil Di Pasar Paya Ilang menjelma menjadi surga kuliner dadakan.


|"gajahputihnews.com"|Takengon - Memasuki bulan suci Ramadan  Rabu, 18 Februari 2026. 1 Syawal 1447 H (Idulfitri):1447 Hijriah, kawasan Pasar Paya ilang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menjelma menjadi surga kuliner dadakan. Pasar takjil yang digelar setiap sore diserbu ratusan pemburu hidangan berbuka puasa, Saptu (21/2/2026).


Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang musiman mulai menggelar lapak di sepanjang area pasar. Aroma gorengan hangat, kolak manis, aneka lauk pauk, hingga jajanan kekinian langsung menggoda siapa pun yang melintas. Minuman segar seperti es dawet, cendol, kelapa muda, hingga minuman modern beraneka warna turut meramaikan suasana.


“Kalau pengunjung kita beragam mulai orang Tua muda,dewasa, anak-anak,  juga mencari makanan di sini, sementara biasanya ramainya jam 5 sore ,” kata Salah satu pedagang kuliner.kepada media ini.


Ia di Depan, Sabtu, mengatakan setiap tahun sejak Pasar Ramadan ini viral di media sosial banyak masyarakat yang datang berbelanja kuliner sekaligus mengabadikan konten.


Hasilnya, beberapa tahun terakhir antusias UMKM untuk berjualan terus meningkat hingga melampaui kapasitas area pasar .


“Setiap tahun pesertanya semakin meningkat,  Sehingga, Pasar Ramadan ini selain membawa keceriaan bagi masyarakat pemburu takjil, diyakini memberi berkah bagi UMKM.





UMKM yang, mayoritas karena merupakan warga setempat yang sehari-hari ekonominya bergantung dari berdagang, sisanya adalah pedagang yang mengajukan diri.


Pedagang  sendiri melihat antusias pengunjung Pasar Ramadan tidak hanya dari viralnya lokasi tersebut , namun juga dari ciri khas dagangan para pelaku usaha.


Yang banyak dilirik masyarakat dan tidak hanya jajanan manis takjil namun sate,susu, kuliner berbahan daging sapi yang hanya dijual saat bulan Ramadan di pasar tersebut.


Salah satu warga masyarakat lokal pengunjung pameran kuliner tersebut bernama Yudia mengatakan sejak Ramadan tahun lalu ia sudah mencoba kuliner di sana.


Meski Ia menjalankan ibadah puasa, ia tetap membeli jajanan dan makanan berat yang dijual di di pasar Paya ilang untuk makan malam dan camilan.


“Tahun lalu juga ke sini, saya puasa jadi ini beli sate susu, gorengan, dan jajanan manis buat di rumah saja nanti makan saat berbuka puasa, harganya juga tidak terlalu mahal, sekalian rekam-rekam situasi untuk buat konten,” ucapnya.

**By Redaksi**Yasin**

© Copyright 2022 - gajah putih News.com