Gajahputihnews.com | Gayo Lues – Semangat bahu-membahu kembali terlihat di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung. Personel Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama prajurit Batalyon TP 855/RD dan warga setempat melaksanakan aksi gotong royong dalam melanjutkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi urat nadi ekonomi desa, Senin (2/3/2026).
Jembatan gantung ini merupakan infrastruktur krusial yang pembangunannya sempat terhenti setelah jembatan lama hanyut diterjang banjir bandang akibat meluapnya sungai beberapa waktu lalu. Kehadiran personel TNI di lokasi bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur pascabencana demi kepentingan masyarakat luas.
Fokus Pengerjaan: Keamanan dan Aksesibilitas
Pada tahap pengerjaan kali ini, tim gabungan TNI dan masyarakat memfokuskan tenaga pada dua poin utama:
Pemasangan Pagar Pengaman: Memasang kawat dan pagar di sisi kanan serta kiri jembatan guna menjamin keselamatan para pengguna jalan, terutama anak-anak dan lansia.
Pemasangan Lantai Jembatan: Melanjutkan penyusunan papan lantai jembatan agar akses transportasi dapat segera dilalui kembali.
Testimoni Tokoh di Lapangan
Sertu [Nama Babinsa], Babinsa Koramil 09/Putri Betung:
"Kami hadir sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tugas kami bukan sekadar menjaga teritorial, tetapi juga menjadi solusi atas kesulitan yang dihadapi warga. Melihat antusiasme warga hari ini, kami optimis jembatan ini akan segera rampung dan dapat digunakan dengan aman."
Bapak [Nama Kepala Desa], Kepala Desa Gumpang Lempuh:
"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Koramil 09 dan Batalyon 855/RD. Sejak jembatan lama hanyut, mobilitas warga sangat terganggu. Kehadiran bapak-bapak TNI memberikan semangat baru bagi kami untuk bangkit dari dampak bencana alam yang lalu."
Melalui kegiatan ini, diharapkan akses transportasi antar wilayah di Desa Gumpang Lempuh kembali normal, sehingga roda perekonomian, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan tidak lagi terhambat. Pembangunan ini juga menjadi simbol ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana alam dengan dukungan penuh dari aparat komando kewilayahan.
(Kang Juna)

Social Header
Kontributor