Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian prajurit kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di wilayah pedalaman. Dengan penuh semangat kebersamaan, para personel tidak hanya hadir sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu dalam berbagai kondisi.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pelayanan kesehatan (Yankes) gratis bagi warga desa. Layanan ini disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Prajurit memberikan pemeriksaan dasar serta edukasi kesehatan kepada warga agar tetap menjaga kondisi tubuh, terlebih dalam situasi pascabencana yang seringkali berdampak pada kesehatan masyarakat.
Selain layanan kesehatan, para prajurit juga memelopori kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk membangun kembali rumah salah satu warga yang membutuhkan bantuan. Dengan semangat kebersamaan khas pedesaan, prajurit dan warga bekerja bahu-membahu mengangkat material, memperbaiki bagian rumah, serta memastikan bangunan tersebut kembali layak ditempati.
Tidak hanya berhenti pada pembangunan rumah, kegiatan sosial tersebut juga menyasar pemulihan infrastruktur desa, khususnya pada jembatan yang menjadi akses penting bagi mobilitas warga. Personel Yonif TP 855/RD turut membantu melakukan perbaikan pada jembatan tersebut agar dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.
Di lokasi yang sama, para prajurit juga terlihat sigap membantu warga menyeberangi sungai, terutama bagi anak-anak dan orang tua yang hendak melintas. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga desa.
Kehadiran personel Yonif TP 855/RD di Desa Pertik tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Bagi masyarakat setempat, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara prajurit dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.
Semangat pengabdian ini sejalan dengan moto satuan:
RAKSAKA DHARMA
Berani, Benar, Setia.


Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor