Gayo Lues | gajahputihnews.com - Semangat syiar Islam dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh generasi muda Muhammadiyah. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah bersama Pimpinan Daerah Nasyiyatul ‘Aisyiyah Kabupaten Gayo Lues menggelar Gebyar Ramadhan IV di Desa Pungke Jaya. Kegiatan ini diramaikan dengan berbagai perlombaan religi yang diikuti anak-anak setempat, sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat yang terdampak bencana. (11/03/2026)
Acara yang berlangsung penuh antusias ini menghadirkan sejumlah perlombaan bernuansa islami, di antaranya lomba adzan, hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an, serta hafalan doa-doa harian. Puluhan peserta dari kalangan anak-anak dan remaja turut ambil bagian, menunjukkan semangat belajar agama dan berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan suci Ramadhan.
Ketua panitia kegiatan, Wisnu Wardana, menjelaskan bahwa Gebyar Ramadhan IV sengaja dilaksanakan di wilayah terdampak bencana sebagai bentuk kepedulian nyata organisasi kepemudaan Muhammadiyah terhadap masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi upaya membangun kembali semangat spiritual masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap kuat dan optimis menjalani kehidupan setelah menghadapi berbagai ujian.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengisi waktu anak-anak dengan aktivitas yang lebih islami selama bulan Ramadhan. Harapannya, mereka semakin semangat beribadah, mencintai Al-Qur’an, serta tumbuh dengan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ujar Wisnu Wardana.
Ia menambahkan bahwa anak-anak adalah generasi penerus yang harus terus dibina. Dengan kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran spiritual yang akan membentuk karakter mereka di masa depan.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta yang berhasil meraih juara mendapatkan trofi penghargaan serta uang pembinaan. Pemberian hadiah ini diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan.
Suasana kegiatan terlihat hangat dan penuh kebersamaan. Para orang tua, tokoh masyarakat, serta relawan yang hadir turut memberikan dukungan kepada peserta yang tampil. Setiap lantunan adzan dan hafalan ayat suci yang dibacakan anak-anak menjadi bukti bahwa semangat syiar Islam tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat Gayo Lues.
Tidak hanya menggelar perlombaan, dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ramadhan IV ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama Pimpinan Daerah Nasyiyatul ‘Aisyiyah Gayo Lues juga menyalurkan bantuan keagamaan kepada masyarakat Desa Pungke Jaya. Bantuan tersebut berupa Al-Qur’an, buku Iqra’, serta karpet untuk masjid setempat.
Penyerahan bantuan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus dukungan terhadap kegiatan ibadah masyarakat, khususnya dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak dan jamaah di desa tersebut.
Panitia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, baik untuk kegiatan pengajian, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, maupun aktivitas ibadah lainnya di masjid.
Adapun tema Gebyar Ramadhan IV tahun ini adalah “Tebarkan Kebaikan, Rajut Kebahagiaan, Pulihkan Gayo Lues dalam Dekapan Ramadhan.” Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan serta harapan agar Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan memulihkan kondisi masyarakat pasca bencana.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiyatul ‘Aisyiyah berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat dakwah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, menjangkau lebih banyak daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Gayo Lues.
Di tengah tantangan kehidupan yang tidak mudah, Ramadhan menjadi pengingat bahwa kebaikan selalu memiliki ruang untuk tumbuh. Dan di Desa Pungke Jaya, kebaikan itu hadir melalui suara adzan anak-anak, lantunan ayat suci yang mereka hafalkan, serta tangan-tangan muda yang bekerja bersama menebar harapan bagi masa depan.
(Kang Juna)

Social Header
Kontributor