|"gajahputihnews.com"|GAYO LUES, ACEH – Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono, bersama personel Polsek Putri Betung dan perangkat Desa Kungke Jaya, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) intensif pada Senin (09/02/2026). Pertemuan ini difokuskan pada peninjauan dan penentuan lokasi lahan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Langkah cepat ini diambil untuk memastikan warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan manusiawi sebelum proses rehabilitasi permanen dilakukan.
Kriteria Lokasi: Keamanan dan Akses Air Jadi Prioritas
Dalam peninjauan tersebut, Sertu Sabtono menekankan bahwa pemilihan lahan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Terdapat dua kriteria utama yang menjadi syarat mutlak:
Keamanan Zonasi: Lokasi harus berada di zona aman, bebas dari risiko longsor susulan, banjir, maupun potensi bencana alam lainnya.
Ketersediaan Sumber Air: Mengingat air adalah kebutuhan dasar, lokasi Huntara wajib memiliki akses yang dekat dan mudah terhadap sumber air bersih.
Kegiatan koordinasi lintas sektor ini bertujuan untuk:
Memastikan akurasi data dan kelayakan lahan secara teknis agar pembangunan tepat sasaran.
Mempercepat proses evakuasi warga dari tenda darurat menuju hunian yang lebih stabil (Huntara).
Menjalin sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan Pemerintah Desa dalam penanggulangan dampak bencana.
Dengan dilaksanakannya komsos ini, diharapkan:
Ketenangan Warga: Masyarakat terdampak merasa tenang karena pemerintah dan aparat hadir memberikan solusi nyata terkait tempat tinggal.
Efisiensi Pembangunan: Pembangunan Huntara dapat segera dimulai tanpa kendala lahan di kemudian hari.
Keberlanjutan Hidup: Warga dapat kembali menjalankan aktivitas harian dengan lebih baik meski dalam masa transisi, didukung oleh fasilitas sanitasi dan keamanan lingkungan yang memadai.
(Kang Juna)

Social Header
Kontributor