MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH PULAU WEH
REDAKSIGPN-NEWS
GPN NEWS || SABANG, ACEH – Komitmen menjaga ruang digital tetap sehat dan beretika kembali ditegaskan oleh Polres Sabang. Melalui Kasat Reskrim Iptu Dr. Junaidi, M.S.M., M.H., jajaran kepolisian mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara Meutuah—bernilai kebaikan, bermanfaat, serta bertanggung jawab secara moral dan hukum, Jum'at,13/2/2026.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa Sabang sebagai bagian dari Aceh memiliki kekhususan dalam aspek agama, adat istiadat, dan budaya yang harus dijaga, termasuk dalam aktivitas di ruang digital. Media sosial, menurutnya, bukan ruang bebas tanpa norma.
“Setiap unggahan memiliki konsekuensi. Bijak sebelum berbagi. Gunakan media sosial untuk membangun, bukan merusak,” tegasnya.
Tegas Lawan Konten Negatif dan Pelanggaran Hukum
Polres Sabang mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik judi online, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi SARA, maupun saling menghujat di ruang digital. Selain berpotensi melanggar hukum pidana dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), konten semacam itu juga dapat memicu konflik sosial dan mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Penegakan hukum terhadap pelanggaran di ruang siber, menurut kepolisian, akan tetap dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur.
Sebaliknya, masyarakat didorong memanfaatkan media sosial sebagai sarana produktif—mempromosikan UMKM lokal, potensi pariwisata, serta kreativitas generasi muda yang menjadi kekuatan ekonomi baru Kota Sabang.
Implementasi Commander Wish Kapolda Aceh
Himbauan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Meutuah yang menjadi Commander Wish Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah. Program ini menekankan bahwa nilai Meutuah harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam bermedia sosial: bijak, bermanfaat, dan membawa maslahat.
Dengan penguatan literasi digital dan kolaborasi antara kepolisian serta masyarakat, ruang siber diharapkan menjadi medium memperkuat persatuan, mendorong ekonomi kreatif, serta menjaga citra Aceh sebagai daerah yang religius dan bermartabat.
Ramadan: Momentum Menebar Pesan Menyejukkan
Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat juga diajak menjadikan media sosial sebagai ladang amal. Berbagi pesan kebaikan, mempererat ukhuwah, menyebarkan informasi yang terverifikasi, serta menahan diri dari perdebatan yang tidak produktif dinilai sebagai bagian dari menjaga kualitas ibadah dan ketertiban sosial.
Pesan untuk Wisatawan Pulau Weh
Sebagai pintu gerbang barat Indonesia, Sabang—yang berada di wilayah Pulau Weh—terus menjadi magnet wisata. Kepolisian mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap mematuhi aturan, menghormati kearifan lokal, menjaga keselamatan, serta tidak mengunggah konten yang berpotensi melanggar norma atau hukum.
Media sosial juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi cepat antara masyarakat dan aparat keamanan. Jika membutuhkan bantuan, warga maupun wisatawan dapat menghubungi personel Polres Sabang yang siap memberikan pelayanan secara profesional dan humanis.
Dengan semangat Meutuah, Polres Sabang optimistis ruang digital dapat menjadi wadah berbagi kebaikan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat citra Sabang sebagai destinasi wisata yang aman, religius, dan beradab.
~Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro -Eric Karno
~Sumber -Kasatreskrim Polres Sabang
~RedaksiDaerah-GAJAHPUTIHNEWS.COM
Social Header
Kontributor