Breaking News

Pembangunan Huntara Lamban, Korban Banjir di Pante Rambong Terancam Tak Bisa Menempati Hunian Sebelum Ramadhan || GPN NEWS

            Pembangunan Huntara Lamban,           Korban Banjir di Pante Rambong     Terancam Tak Bisa Menempati Hunian   Sebelum Ramadhan.

          MediGajahPutihNews.Com
               Wilayah Pulau Weh 
GPNEWS || ACEH TIMUR – Senin, 26 Januari 2026
Ratusan warga terdampak banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, hingga kini masih bertahan di tenda-tenda darurat. Lambannya pembangunan Hunian Sementara (Huntara) membuat para korban terancam belum dapat menempati rumah layak huni hingga memasuki bulan suci Ramadhan.

Dari total 281 calon penerima Huntara, hingga akhir Januari 2026 progres pembangunan baru mencapai sekitar 80 unit, itupun masih dalam tahap awal berupa pemasangan rangka bangunan. Sementara 201 unit lainnya belum menunjukkan progres signifikan.
Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil investigasi lapangan Tim Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, yang turun langsung ke lokasi pada Senin (26/1/2026). Tim menemukan bahwa proses pengerjaan Huntara, baik yang bersifat mandiri maupun komunal, berjalan sangat lambat.

Bahkan, untuk Huntara komunal, pihak pelaksana atau rekanan mengakui bahwa pengerjaan telah berlangsung lebih dari 20 hari, namun belum menunjukkan hasil yang sebanding dengan waktu pelaksanaan di lapangan.
Keuchik Gampong Pante Rambong, Hermanto, saat ditemui awak media, tidak menampik adanya keterlambatan tersebut. Ia menyampaikan kekhawatiran serius bahwa pembangunan Huntara tidak akan rampung sebelum Ramadhan.

“Jika dilihat dari progres di lapangan, pekerjaan berjalan sangat lambat. Hingga saat ini baru sekitar 80 unit yang mulai dikerjakan, itupun masih sebatas pemasangan rangka. Sementara sisanya, sekitar 201 unit, besar kemungkinan belum bisa ditempati warga sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Hermanto.

Kondisi ini tentu menambah beban psikologis dan ekonomi warga terdampak banjir, yang telah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan di bawah tenda darurat dengan fasilitas minim.

Warga berharap pemerintah daerah, instansi terkait, serta pihak pelaksana dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mempercepat proses pembangunan Huntara, agar para korban banjir dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih layak dan bermartabat.

~Pers GPN Sabang News Oleh Kabiro (Eric Karno)
~Sumber -Aliansi Pers 
~Redaksi - GajahPutihNews.Com

© Copyright 2022 - gajah putih News.com