Breaking News

Ketua LSM GMBI Aceh Minta Akses FORBES Relawan Aceh ke Dinas Provinsi Ditutup

Zulfikar berharap kepada Gubernur Aceh, Wakil Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Sekda Aceh, serta Wali Nanggroe Aceh selaku dewan pembina FORBES Relawan Aceh dan sebagai orang tua bagi para relawan, agar segera mengambil langkah tegas

Media GPNews 
Minggu, 18 Januari 2025
Sumber: Fitriyani 
Editor: Junaidi Ulka 

Ketua LSM GMBI Aceh Minta Akses FORBES Relawan Aceh ke Dinas Provinsi Ditutup

BANDA ACEH – Ketua LSM GMBI Aceh, Zulfikar Za, dalam rilisnya kepada media, meminta seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh untuk menutup akses FORBES Relawan Aceh. Menurutnya, FORBES merupakan forum bersama relawan pemenangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), bukan milik pribadi ketua maupun bendahara.

Zulfikar menilai pengelolaan FORBES saat ini bertentangan dengan visi dan misi organisasi dalam mengawal program Pemerintah Aceh selama lima tahun ke depan. Ia menegaskan, seharusnya Ketua FORBES menjalankan amanah kepemimpinan untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Sejauh ini kami tidak melihat adanya keterbukaan dalam tubuh FORBES. Jangankan untuk mengawal program gubernur, keterbukaan antar lembaga yang tergabung saja tidak berjalan dengan baik. Forum yang seharusnya menjadi wadah kebersamaan justru berubah menjadi ajang konflik antaranggota,” ujar Zulfikar.

Lebih lanjut, Zulfikar berharap kepada Gubernur Aceh, Wakil Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Sekda Aceh, serta Wali Nanggroe Aceh selaku dewan pembina FORBES Relawan Aceh dan sebagai orang tua bagi para relawan, agar segera mengambil langkah tegas.

“Saya berharap akses ketua dan bendahara FORBES ke dinas-dinas segera diputus, karena mereka membawa nama FORBES untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Dewan Pengawas FORBES telah menggelar rapat tertutup dan berencana segera mengadakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub). Muslub tersebut bertujuan untuk memberhentikan ketua dan bendahara FORBES yang dinilai tidak sejalan dengan lembaga-lembaga nirbala yang tergabung di dalamnya.

“Keputusan ini diambil demi menjaga marwah dan tujuan awal pembentukan FORBES,pungkas Zulfikar.

© Copyright 2022 - GAJAH PUTIH NEWS.COM