BPBA Klaim Logistik Bencana Sudah Didistribusikan, Media Lakukan Verifikasi Lapangan
Banda Aceh – Menyusul sorotan publik terkait dugaan penumpukan logistik bantuan di salah satu gudang BPBD kabupaten terdampak banjir dan longsor di Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan bahwa logistik bantuan di tingkat provinsi saat ini tidak lagi menumpuk.
Pelaksana Tugas (Plt) sekaligus Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBA Aceh, Fahmi Ridwan, SP., MA, menegaskan bahwa seluruh logistik yang sebelumnya berada di gudang BPBA Provinsi Aceh telah didistribusikan ke kabupaten dan kota terdampak bencana.
“Logistik dari provinsi sudah kami deliver ke masing-masing kabupaten/kota,” kata Fahmi Ridwan melalui pesan WhatsApp kepada media GPNews, Sabtu (17/1/2026).
Ia menjelaskan, proses distribusi dilakukan dari pusat penyimpanan logistik tingkat provinsi menuju wilayah tujuan sesuai kebutuhan daerah terdampak.
BPBA, menurut Fahmi, menjalankan fungsi sebagai bagian dari rantai pasok (supply chain) penanggulangan bencana agar bantuan dapat diterima oleh pemerintah daerah dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Fahmi saat GPNews meminta konfirmasi terkait masih adanya kemungkinan logistik yang belum tersalurkan ke daerah-daerah terdampak banjir dan longsor hingga Sabtu siang.
Namun demikian, klaim distribusi tersebut akan diverifikasi lebih lanjut. Awak media GPNews berencana melakukan pengecekan langsung ke lapangan, termasuk ke gudang penyimpanan di tingkat kabupaten dan lokasi pengungsian, guna memastikan bahwa bantuan logistik benar-benar telah bergerak dan diterima oleh masyarakat korban bencana.
Langkah verifikasi ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers, sekaligus untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran di tengah kondisi darurat yang masih dirasakan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Social Header
Kontributor