Breaking News

Penyulam Cinta Rasul Di Pante Surga : Maulid Nabi Muhammad Saw Di Balai Pengajian Nurul Kamaliah | GPN NEWS


Menyulam Cinta Rasul di Pante Surga

Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Nurul Kamaliah, Desa Bangkeh

Mediagajahputihnews.com | Wilayah Pulau Weh (Sabang)

Geumpang,Pidie — 15 Desember 2025 |Di bawah tenda sederhana yang berhias doa dan kebersahajaan, lantunan shalawat mengalun menyejukkan pagi di kawasan Pante Surga, Desa Bangkeh, Kecamatan Geumpang. Minggu, 14 Desember 2025, ratusan jamaah berkumpul bukan sekadar menghadiri sebuah agenda seremonial, melainkan meneguhkan kembali ikatan cinta dan keteladanan kepada junjungan alam, Nabi Muhammad SAW.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini digelar di Balai Pengajian Nurul Kamaliah, di bawah kepemimpinan Abu Hamdani. Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai, dihadiri para santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai gampong di sekitarnya. Duduk bersila tanpa sekat, jamaah larut dalam suasana khidmat, menyatukan niat untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah tantangan zaman.


Dalam sambutannya, Abu Hamdani menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ruang muhasabah bersama bagi seluruh umat. “Maulid adalah pengingat agar akhlak Rasulullah SAW benar-benar hidup dalam diri kita—dalam tutur kata, dalam sikap, dan dalam cara kita bermasyarakat,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.

Hikmah Maulid disampaikan oleh Tgk. Sulaiman Ahmad (Abu Pulo Mesjid II Tangse), Pimpinan Dayah Baitul ‘Ula Tangse. Dari mimbar sederhana, beliau menyampaikan tausiyah yang menyoroti krisis keteladanan di tengah umat. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan sosial. “Jika akhlak Nabi kita hidupkan, insyaallah keluarga akan kuat, gampong akan damai, dan umat tidak mudah terpecah,” tuturnya, disambut anggukan dan keheningan penuh makna dari para hadirin.


Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan shalawat dan zikir bersama, doa untuk keselamatan umat dan negeri, hingga kenduri Maulid. Hidangan dibagikan secara merata tanpa perbedaan, mencerminkan nilai persaudaraan dan kebersamaan yang telah mengakar kuat dalam tradisi masyarakat Aceh.

Pemandangan dari panggung hingga barisan jamaah menghadirkan satu pesan yang kuat: Maulid ini adalah milik umat. Santri berdampingan dengan masyarakat, ulama bersama pemuda, seluruh elemen larut dalam satu rasa—cinta kepada Rasulullah SAW.

Bagi masyarakat Desa Bangkeh dan sekitarnya, peringatan Maulid di Balai Pengajian Nurul Kamaliah bukan sekadar agenda rutin, melainkan peneguhan jati diri. Di ruang inilah iman dirawat, akhlak diajarkan, dan persatuan diperkokoh secara hening namun berakar kuat.

Menjelang penutupan, doa dipanjatkan agar cahaya Maulid tidak berhenti di panggung dan tenda, tetapi mengalir ke rumah-rumah, ladang, dan setiap ruang pengabdian. Dari Pante Surga, Desa Bangkeh, shalawat kembali dilepaskan sebagai penunjuk arah, agar umat senantiasa berjalan di jejak Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Nurul Kamaliah Desa Bangkeh tahun ini pun menjadi saksi: cinta kepada Rasul bukan sekadar dilantunkan, melainkan dihidupkan dalam akhlak, persaudaraan, dan harapan akan umat yang lebih utuh dan berkeadaban.

#Laporan Pantauan Pers GPN Sabang News Oleh Kabiro | Eric Karno 

#Sumber | Warga Geumpang Pidie

© Copyright 2022 - gajah putih News.com