Gajahputihnews.com,Aceh Utara
Pangkalan TNI AL Lhokseumawe ,SMK Negeri 1 Nisam kembali membuktikan komitmennya dalam membentuk karakter siswa dengan menyelenggarakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengusung tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya”.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata sekolah dalam menghadirkan kesadaran lebih dalam mengenai bahaya perundungan di kalangan pelajar. Fokus dari acara ini adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang jenis-jenis perundungan, dampak buruknya, dan langkah-langkah konkret pencegahannya.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Jum’at, 27 September 2024, yang di laksanakan di Ruang Kesenian SMK Negeri 1 Nisam ini, menghadirkan narasumber Letda Laut (K) Nonki Ahmad Hussein dari Lanal Lhokseumawe.Dalam paparannya Letda Nonki memberikan wawasan tentang bahaya perundungan sekaligus membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan bagaimana menghadapi serta mencegah tindakan tidak terpuji tersebut.
Dirinya juga menambahkan bahwa berbagai bentuk perundungan yang seringkali terjadi di kalangan pelajar, mulai dari perundungan verbal, fisik, hingga perundungan siber. ia mengajak siswa untuk menyadari betapa perundungan bisa merusak mental dan kehidupan sosial seseorang. “Perundungan bukan hanya sekadar bercanda. Dampaknya bisa sangat besar, terutama bagi korban yang bisa mengalami trauma berkepanjangan,” ujar Letda Nonki.
Di tempat terpisah Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut Andi Susanto menambahkan bahwa Kegiatan tersebut merupakan upaya nyata untuk mencegah dan menanggulangi Bullying di tingkat Sekolah ,menurut beliau " pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam membentuk sikap dan perilaku siswa selain itu kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Spotmar Lanal Lhokseumawe yaitu Bintahwilmar."Ujar Kolonel Andi.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nisam Ismail MPd berharap, melalui kegiatan P5 ini, siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, terutama dalam mencegah perundungan yang bisa merusak keharmonisan di lingkungan sekolah.
Dengan terselenggaranya acara ini dirinya juga menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral siswa. Semangat untuk membangun jiwa dan raga yang sehat, sejalan dengan tema besar P5, menjadi tujuan utama yang akan terus digelorakan dalam setiap langkah pembelajaran.(Syech).
Editor : @mpon_bl@ng
Social Header