Gajah putih news | Wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali ditunjukkan di pelosok Kabupaten Gayo Lues. Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Rudi Wibowo, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Aih Nege di Desa Kungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (18/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Langkah ini dilakukan guna memulihkan infrastruktur dan akses mobilitas warga yang sebelumnya lumpuh total akibat bencana alam hidrometeorologi. Rusaknya jembatan lama akibat luapan arus sungai sempat melumpuhkan urat nadi perekonomian masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, dari tahap awal hingga tahap penyelesaian (finishing), dikerjakan secara bersinergi melalui aksi swadaya dan gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Untuk efisiensi, material alam seperti pasir dan batu dimanfaatkan langsung dari potensi lokal sekitar lokasi yang sangat melimpah.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 40 persen. Fokus pengerjaan hari ini diarahkan pada pengangkutan dan pemindahan (melangsir) peralatan kerja pendukung, seperti mesin genset dan bahan bakar solar, yang akan digunakan untuk proses pengelasan serta pemasangan tiang tower pondasi di sisi tepi dekat maupun tepi jauh sungai.
Manfaat dan Tujuan Pembangunan Jembatan
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Aih Nege dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi keberlangsungan hidup masyarakat, di antaranya:
Akses Aman dan Andal: Menjadi jalur transportasi utama yang aman untuk aktivitas harian warga.
Efisiensi Waktu dan Jarak: Memangkas jarak serta waktu tempuh warga dari area pemukiman menuju lahan perkebunan secara signifikan.
Peningkatan Ekonomi: Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen demi mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan warga lokal.
Melalui proyek ini, Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap kembalinya konektivitas wilayah yang terputus dapat memperlancar rantai distribusi hasil bumi sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedalaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan terus menjaga kepercayaan masyarakat pelosok terhadap kepedulian Pemerintah Pusat dan TNI.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Rudi Wibowo:
"Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini adalah bukti nyata kehadiran negara dan TNI di tengah-tengah kesulitan masyarakat pedalaman. Kami bersama seluruh warga Desa Kungke Jaya bahut-membahu dan bersemangat mengerjakan jembatan ini agar akses pertanian serta perekonomian warga bisa segera pulih normal. Semoga kemanunggalan TNI dan rakyat ini terus terjaga dengan baik."
0 Komentar