Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Pulihkan Akses Ekonomi Pascabencana, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Yonif TP 855/RD dan Warga Pacu Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

GPN | GAYO LUES – Upaya memulihkan akses transportasi masyarakat pascabencana terus dilakukan oleh jajaran TNI bersama warga. Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sahrijal Husaini, bersama personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat, bergotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Aih Nusu, Desa Putri Betung, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues, sebagai bagian dari upaya memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Sebelumnya, derasnya arus sungai saat bencana menyebabkan kerusakan akses transportasi yang selama ini menjadi jalur penting bagi masyarakat. Kondisi tersebut berdampak terhadap mobilitas warga, terutama petani dan pekebun yang mengandalkan jalur tersebut untuk menuju lahan serta mengangkut hasil panen.

Berdasarkan perkembangan pengerjaan, progres pembangunan fisik jembatan saat ini telah mencapai 40 persen. Pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi penahan tali seling di bagian tepi jauh jembatan.

Seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan melalui kerja sama antara personel TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap proses pengerjaan, termasuk pemanfaatan material lokal berupa pasir dan batu yang tersedia di sekitar lokasi pembangunan.

Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh akses transportasi yang lebih aman dan memadai. Selain memperpendek waktu tempuh dari permukiman menuju lahan pertanian dan perkebunan, jembatan tersebut juga diharapkan mempermudah pengangkutan hasil bumi menuju pasar.

Dengan demikian, pemulihan infrastruktur ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang terdampak bencana.

Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sahrijal Husaini, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga.

"Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan bukti nyata sinergi dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami melihat semangat gotong royong warga sangat tinggi dalam membantu pengerjaan jembatan ini," ujarnya.

Ia berharap, setelah pembangunan selesai, akses transportasi masyarakat dapat kembali normal sehingga aktivitas perekonomian warga semakin lancar.

"Harapan kami, dengan hadirnya jembatan ini kelak, akses transportasi masyarakat kembali normal, perekonomian warga bergerak cepat, dan hubungan silaturahmi serta kebersamaan antara TNI dan rakyat semakin kuat," tambahnya.

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam mempercepat pemulihan wilayah pedalaman Gayo Lues pascabencana. Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga hingga jembatan tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga.

Melalui pembangunan ini, konektivitas wilayah diharapkan kembali pulih, distribusi hasil pertanian dan perkebunan semakin lancar, serta kesejahteraan masyarakat Desa Putri Betung dapat terus meningkat.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com