Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Baitul Mal Sabang Salurkan Zakat Rp1,51 Miliar dan Alokasikan Infak Rp3,6 Miliar, Wali Kota Tekankan Amanah dan Transparansi | GPN NEWS

BREAKING : GAJAH PUTIH NEWS 

Baitul Mal Sabang Salurkan Zakat Rp1,51 Miliar dan Alokasikan Infak Rp3,6 Miliar, Wali Kota Tekankan Amanah dan Transparansi

      MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
        REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH 

SABANG — Baitul Mal Kota Sabang menyalurkan zakat Masa Houl 2025 Tahun Anggaran 2026 kepada 2.812 penerima manfaat serta mengalokasikan dana infak Rp3,6 miliar untuk pembangunan 30 unit rumah. Total anggaran kedua program tersebut mencapai Rp5,12 miliar.

Kegiatan berlangsung di Aula Pulau Weh, Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (9/10/2026), dihadiri Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Drs. H. Suradji Junus, Ketua TP-PKK Kota Sabang Nuri Farisal Zulkifli H. Adam, Ketua BKMT Erwani Meuthia, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, jajaran pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir Plt. Baitul Mal Kota Sabang Mawardi, S.Tr., dan Ketua Badan Baitul Mal Kota Sabang Shulhan beserta jajaran.

Wali Kota: Zakat Harus Tepat Sasaran dan Dipertanggungjawabkan
Dalam sambutannya, Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam menegaskan bahwa zakat dan infak merupakan amanah yang harus dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ia mengapresiasi jajaran Baitul Mal atas pelaksanaan penyaluran bantuan sekaligus mengingatkan pentingnya pendataan dan verifikasi agar bantuan diterima masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan.

“Baitul Mal melakukan pendataan dan survei agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. Karena itu, tidak semua permohonan dapat dipenuhi, dan kita berharap masyarakat dapat memahami proses tersebut,” tegas Zulkifli.

Wali Kota juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menunaikan zakat, infak, dan sedekah sesuai ketentuan serta kemampuan masing-masing.

Menurutnya, pengelolaan dana umat yang baik dapat memperkuat kepedulian sosial dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Baitul Mal: Penyaluran Berpedoman pada Ketentuan
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Plt. Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi, S.Tr., turut hadir bersama jajaran pengelola lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program penyaluran zakat dan infak.

Penyaluran bantuan kepada kelompok fakir, miskin, dan fisabilillah serta alokasi infak untuk pembangunan rumah menjadi bagian dari pelaksanaan program Baitul Mal dalam mendistribusikan dana umat kepada masyarakat sesuai peruntukannya.
Pelaksanaan secara nontunai diharapkan mendukung tertib administrasi, pencatatan transaksi, serta pertanggungjawaban penyaluran bantuan. Pendataan dan verifikasi penerima juga menjadi unsur penting untuk memastikan bantuan diberikan sesuai kriteria yang berlaku.

Ketua Badan Baitul Mal: Pengelolaan Dana Umat Harus Menjaga Kepercayaan
Ketua Badan Baitul Mal Kota Sabang, Shulhan, turut hadir dalam kegiatan penyaluran bersama jajaran lembaga.

Pengelolaan zakat dan infak menuntut tanggung jawab kelembagaan, mulai dari proses pendataan, penetapan penerima, pendistribusian, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana. Kepercayaan masyarakat perlu dijaga melalui tata kelola yang tertib serta pelaksanaan program yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Melalui penyaluran ini, dana zakat diharapkan membantu meringankan beban masyarakat yang berhak menerima, sementara alokasi infak untuk pembangunan rumah diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan hunian yang layak.

Rp1,51 Miliar Zakat untuk 2.812 Penerima
Berdasarkan rincian program, bantuan zakat disalurkan kepada tiga kelompok penerima atau senif.

Senif fakir: 672 kepala keluarga, masing-masing Rp800.000, dengan total Rp537.600.000.

Senif miskin: 1.676 kepala keluarga, masing-masing Rp500.000, dengan total Rp838.000.000.

Senif fisabilillah: 464 penerima dari kalangan guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan balai pengajian, dengan total Rp142.587.200.

Total anggaran zakat berdasarkan rincian tersebut mencapai Rp1.518.187.200.
Sementara itu, dana infak sebesar Rp3,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan 30 unit rumah, dengan anggaran Rp120 juta per unit.

Dengan demikian, total anggaran zakat dan alokasi pembangunan rumah mencapai Rp5.118.187.200 atau sekitar Rp5,12 miliar.

Amanah Dana Umat Harus Menghasilkan Manfaat Nyata
Penyaluran zakat dan alokasi infak ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Baitul Mal dalam membantu masyarakat Kota Sabang. Besarnya anggaran harus diiringi ketepatan sasaran, pengawasan yang memadai, serta pertanggungjawaban yang jelas.

Keberhasilan pengelolaan dana umat bukan semata-mata diukur dari besarnya anggaran, melainkan dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat penerima.

Dengan sinergi Pemerintah Kota Sabang, Baitul Mal, dan masyarakat, zakat dan infak diharapkan terus menjadi instrumen kepedulian sosial yang memperkuat solidaritas, membantu warga yang membutuhkan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

-Reporter/Pers Media Gajah Putih News Wilayah Sabang : MJ Eric Karno 

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com