Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Jembatan gantung di Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang

Dabun Gelang, Senin, 20-07-2026, Anak-anak sekolah di Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang ini harus keselamatan untuk sekadar berangkat ke sekolah. Mereka bergelantungan melewati jembatan gantung darurat yang ada diwilayah tersebut, lokasi jembatan gantung darurat yang digunakan ini berada di Desa Kendawi Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.
Bergelantung di Tali Jembatan tali darurat berangkat dan pulang dari Sekolah baik anak SD maupun tingkat SMP.

Jembatan ini adalah penghubung antara Dusun Rilangan Desa Kendawi yang dihuni sekitar 435 KK dengan jumlah 765 warga, sebagian di antaranya adalah anak usia Sekolah Sasar, SMP maupun SMA yang berlokasi khususnya ke SekolahbDasar maupun Sekolah Menengah Tingkat Pertama lokasinya berjarak sekitar 600 meter dari Kampung Kendawi ditempuh dengan berjalan kaki memakan waktu kurang dari 30 menit, melewati akses jalan raya pesesaan.

Kondisi jembatan gantung yang baru dibikin oleh masyarakat setempat bekerjasama dengan anggota Pos Ramil Dabun Gelang, Yon TP 855/RD sebagai akses yang digunakan warga masuk maupun keluar wilayah Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang. Jembatan gantung ini rentangan tali sejauh -+ 120 meter dari pondasi jalan yang rusak karena terbawa banjir saat musibah sekitar bulan November 2025.
  
Jembatan gantung darurat ini digunakan
anak sekolah yang lewat jembatan ini adalah pelajar SD hingga SMP. Mereka menyeberangi sungai dengan cara bergelantungan di tali jembatan dan diawasi oleh anggota TNI yang saat ini sedang bekerja membangun jembatan perintis di Desa tersebut yang dibangun di atas ketinggian dari permukaan sungai.

Bergantung di tali kembatan darurat menyeberangi sungai
tentu ini berbahaya, namun anak-anak sekolah tidak takut dan Orang tua mereka juga tidak melarang dikarenakan sudah terbiasa dan saat ini ada bantuan dari pihak TNI yang mengawasi sambil bekerja membangun jembatan perintis. 

"Tidak takut, karena sudah biasa dan ada yang mengawasi dan tiap hari dari mulai pagi sampai dengan sore hari membantu keamanan warga maupun anak-anak sekolah yang sudah sering lewat disini, tiap hari, setiap hari mau ke sekolah ataupun warga mau ke kebun yang melewati jembatan ini," kata Ardiansyah , S.Pd selaku
Kepala Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang. Akibat jembatan permanen yang kini rusak dan hanyut terkena banjir, banyak warga menyeberang dengan cara melalui jembatan gantung darurat ataupun langsung turun ke sungai apabila air surut. Itu adalah cara yang tidak kalah berbahaya seandainya cuaca mendung.

Kerusakan jembatan permanen gantung ini menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, dan warga berharap untuk pembangunan kembali jembatan permanen, sambil menunggu proses pembangunan sehingga warga masyarakat Desa Kendawi dengan semangat bekerjasama dengan anggota Pos Ramil Dabun Gelang dan anggota Yon TP 855/RD dalam pembangunan jembatan perintis. 

"Harapan kami, semoga cepat terealisasi pembangunan jembatan permanen, biar warga masyarakat kami tidak bergelantungan ataupun seberang sungai lagi, gantung-gantungan sana-sini, apalagi akses satu-satunya dan berbahaya," pungkas Ardiansyah.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com