![]() |
| Estafet Kepemimpinan Resmi Bergulir, Irjen Pol. Ruddi Setiawan Nahkodai Polda Aceh |
BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh resmi melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (6/7/2026).
Momentum pergantian kepemimpinan ditandai dengan penyerahan Pataka Polda Aceh “Machdum Sakti”, yang melambangkan estafet tanggung jawab, kehormatan, dan komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Tanah Rencong.
Upacara dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolres jajaran, personel Polda Aceh, serta pengurus Bhayangkari Daerah Aceh.
Dalam amanat perpisahannya, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi Polri yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan ditubuh institusi Polri meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap pergantian pimpinan bukan sekadar pergantian figur, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
“Serah terima jabatan merupakan estafet pengabdian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Marzuki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Aceh atas loyalitas, dedikasi, dan sinergi yang telah dibangun bersama selama masa kepemimpinannya. Ia menilai berbagai capaian yang diraih institusi tidak lepas dari kerja sama seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda hingga Polres.
Ia turut mengajak seluruh personel memberikan dukungan penuh kepada Kapolda Aceh yang baru agar berbagai program pembinaan organisasi, pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat berjalan secara berkesinambungan.
Selain itu, Marzuki menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Polri dengan Pemerintah Aceh, TNI, ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah.
Sementara itu, Kapolda Aceh yang baru, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya sekaligus memperkuat transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik, pembinaan sumber daya manusia Polri, penguatan penegakan hukum yang berkeadilan, serta implementasi Polri Presisi akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya.
Ruddi mengungkapkan, Aceh bukan wilayah yang asing baginya. Sebelum dipercaya menjadi Kapolda Aceh, ia pernah mengemban amanah sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada 2021.
Pengalaman tersebut dinilainya menjadi modal penting dalam memahami karakteristik wilayah, dinamika sosial masyarakat, hingga tantangan keamanan yang dihadapi daerah.
“Kembali bertugas di Aceh merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar untuk kembali mengabdi bersama seluruh personel dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan sertijab, Irjen Pol. Ruddi Setiawan beserta istri menerima penyambutan melalui tradisi kepolisian berupa jajar kehormatan, pengalungan bunga, tarian adat Aceh, serta prosesi Pedang Pora yang menjadi simbol penghormatan kepada pejabat baru.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan kesatuan (Lapsat) yang memaparkan kondisi organisasi, capaian kinerja, serta berbagai program strategis Polda Aceh sebagai bahan awal kepemimpinan baru.
Acara ditutup dengan prosesi pelepasan Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah beserta istri yang berlangsung penuh haru.
Penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polda Aceh dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Aceh.
Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Aceh diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Polri serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi dalam menjawab tantangan keamanan di masa mendatang.


0 Komentar