PUTRI BETUNG, 02 JULI 2026 – Pasca bencana alam hidrometeorologi berupa banjir luapan air sungai yang merusak infrastruktur beberapa waktu lalu, jajaran TNI dari Koramil 09/Putri Betung bergerak cepat dalam upaya pemulihan. Pada Kamis (02/07/2026), Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma menggelar aksi gotong royong berskala besar bersama masyarakat setempat.
Aksi pemulihan ini difokuskan pada pengerjaan fisik rekonstruksi jembatan. Mengambil tempat di lokasi terdampak, puluhan personel TNI dan warga terlihat kompak berbagi tugas: mulai dari mengangkat material besi, memotong, hingga mengelas besi untuk dirakit menjadi kerangka cakar ayam pondasi serta tiang jembatan gantung yang tersebar di 10 titik strategis wilayah Koramil 09/Putri Betung.
Kegiatan gotong royong ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur transportasi warga yang terputus akibat bencana banjir. Melalui pembangunan kembali 10 titik jembatan gantung ini, diharapkan akses mobilitas masyarakat, jalur perekonomian, dan distribusi logistik antar-wilayah dapat segera normal kembali. Selain itu, aksi ini menjadi wujud nyata kehadiran dan kemanunggalan TNI di tengah-tengah kesulitan rakyat.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Melalui sinergi kokoh antara Koramil 09/Putri Betung, BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma, dan masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan gantung ini dapat rampung dengan cepat, aman, dan memiliki struktur yang kokoh (mitigasi jangka panjang terhadap bencana serupa). Harapan besarnya adalah kembalinya aktivitas sosial-ekonomi masyarakat secara normal, sekaligus terpeliharanya semangat gotong royong serta rasa kemanusiaan yang tinggi di lingkungan warga Putri Betung.
Peltu Khalidin Batituud Koramil 09/Putri Betung menyatakan bahwa TNI akan terus mengawal proses rekonstruksi ini hingga tuntas. "Bencana boleh saja merusak infrastruktur kita, tetapi tidak akan pernah bisa merusak semangat gotong royong dan persatuan antara TNI dan rakyat," ujarnya di sela-sela kegiatan.
0 Komentar