![]() |
Media: Gajahputihnews.com Rabu, 3 Juni 2026 Editor: Ali Gondrong |
Haul Ke-16 Hasan di Tiro Jadi Momentum Refleksi Nilai Perjuangan dan Perdamaian Aceh
ACEH TIMUR – Peringatan haul ke-16 Paduka Yang Mulia Dr. Tgk. Hasan Muhammad di Tiro menjadi momentum penting bagi masyarakat Aceh untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan perdamaian yang diwariskan oleh pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut.
Ratusan masyarakat, eks kombatan GAM, tokoh masyarakat, relawan, serta berbagai elemen sipil menghadiri kegiatan yang berlangsung khidmat di Aceh Timur. Mereka bersama-sama memanjatkan doa dan mengenang jasa Hasan di Tiro yang dinilai memiliki peran besar dalam perjalanan sejarah politik dan perjuangan rakyat Aceh.
Tokoh Aceh Timur yang juga Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, mengatakan peringatan haul tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah perjuangan Aceh.
“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengenang jasa dan perjuangan Paduka Yang Mulia Hasan di Tiro yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan sejarah Aceh,” ujar Faisal.
Menurutnya, warisan pemikiran dan nilai-nilai yang ditinggalkan Hasan di Tiro, seperti semangat persatuan, kebersamaan, serta kepedulian sosial, harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas dan pembangunan Aceh masa depan.
Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan yang diwariskan tidak lagi dimaknai dalam konteks konflik, melainkan sebagai dorongan untuk memperkuat persaudaraan, menjaga perdamaian, dan mendorong kemajuan daerah.
“Peringatan ini bukan hanya mengenang sosok beliau, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus menjaga warisan perjuangan dalam bingkai perdamaian dan kemajuan Aceh,” katanya.
Secara historis, Hasan di Tiro dikenal sebagai tokoh sentral yang mendeklarasikan Gerakan Aceh Merdeka pada 4 Desember 1976. Setelah tercapainya perdamaian melalui Perjanjian Helsinki pada 2005, berbagai elemen masyarakat Aceh terus mengenang kontribusinya dalam dinamika sejarah Aceh melalui kegiatan haul dan refleksi perjuangan.
Kegiatan haul ke-16 ini berlangsung sederhana namun sarat makna. Selain menjadi ajang silaturahmi antarelemen masyarakat, acara tersebut juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menjaga perdamaian yang telah terbangun serta mewujudkan Aceh yang maju, damai, dan bermartabat.
Peringatan haul Hasan di Tiro menjadi pengingat bahwa sejarah perjuangan Aceh tidak hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi pelajaran bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan, memperkuat pembangunan, dan merawat perdamaian yang telah menjadi fondasi masa depan Aceh.

Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor