Gajahputihnews | Gayo Lues, Blangjerango – Upaya evakuasi jenazah pendaki asal Binjai, Kris Biantoro alias Bento (49), resmi dimulai pada Jumat (10/04/2026). Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat lokal diberangkatkan menuju lokasi korban yang berada di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser.
Apel pemberangkatan tim penjemputan dilaksanakan pada pukul 11.30 WIB di Basecamp Resort Kedah, Desa Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Gayo Lues, Kompol Iskandar, serta dihadiri sejumlah pejabat kepolisian dan unsur TNI, termasuk perwakilan Koramil 07 Blangjeranggo dan Brimob Kompi 4 Batalyon D.
Mengingat medan pendakian yang ekstrem dan jarak tempuh yang jauh, tim evakuasi terdiri dari personel terpilih yang memiliki ketahanan fisik serta pengalaman lapangan.
Tim tersebut terdiri dari:
Personel Brimob (6 orang) dipimpin Aipda Taufik Hidayat bersama lima anggota lainnya.
Personel Polres Gayo Lues (4 orang) yakni Briptu Andre Maulana, Briptu Muhrizal, Bripda Gusti Raisyandi, dan Bripda Ikwan Antoni.
Guide/porter lokal (3 orang) yaitu Iskandar Muda, Abdul Rahman, dan Ali Mudin yang bertugas sebagai penunjuk jalan sekaligus ahli medan di kawasan hutan Leuser.
Setelah apel dan arahan di Basecamp Kedah, tim langsung bergerak menuju titik awal pendakian. Pada pukul 11.45 WIB, rombongan diberangkatkan menggunakan kendaraan roda empat menuju gerbang masuk Leuser atau Pos Pantau Pertama.
Selanjutnya pada pukul 12.00 WIB, tim memulai perjalanan kaki dari pintu gerbang utama untuk menembus kawasan hutan menuju Pos Lapangan Bola, lokasi jenazah sementara disemayamkan.
Rangkaian kegiatan pelepasan tim berakhir pada pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.
Berdasarkan informasi di lapangan, perjalanan menuju lokasi korban diperkirakan memakan waktu beberapa hari karena kondisi geografis yang terjal serta medan hutan yang lebat. Tim gabungan juga membawa logistik dan perlengkapan evakuasi guna memastikan proses pemulangan jenazah almarhum Kris Biantoro dapat berjalan lancar hingga tiba di rumah duka di Binjai.
Keluarga korban serta masyarakat setempat terus memanjatkan doa agar seluruh personel yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut diberikan keselamatan dan kekuatan selama menjalankan tugas di jantung hutan Sumatera.
(Pendim 0113/Gayo Lues)
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor