GAJAHPUTIHNEWS | GAYO LUES, ACEH – Dalam upaya mempercepat pemulihan infrastruktur pasca-bencana alam, Koramil 09/Putri Betung menyelenggarakan rapat koordinasi pemulihan bencana terkait rehabilitasi jembatan gantung perintis. Kegiatan ini berlangsung di Makoramil 09/PB pada Kamis, 23 April 2026.
Rapat yang dipimpin oleh Batituud Koramil 09/PB ini dihadiri oleh 18 orang pemangku kepentingan, termasuk Camat Putri Betung, Sekcam, para Kepala Desa, Kepala Dusun terkait, serta personel Babinsa.
Fokus Rehabilitasi Infrastruktur
Pertemuan tersebut membahas secara teknis rencana perbaikan pada tiga titik jembatan gantung perintis yang menjadi urat nadi perekonomian warga di wilayah Kecamatan Putri Betung, yaitu:
Jembatan Perintis Dusun Atu Sepit, Desa Ramung Musara.
Jembatan Perintis Dusun Durin Daun, Desa Meloak Aih Ilang.
Jembatan Perintis Dusun Pekan & Dusun Titi, Desa Marpunge.
Mekanisme Swadaya dan Gotong Royong
Dalam arahannya, Batituud Koramil 09/PB menekankan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0113/Gayo Lues. Beliau mengklarifikasi bahwa kegiatan ini bukanlah proyek anggaran pemerintah daerah, melainkan bantuan stimulan.
"Seluruh bahan material pembangunan didukung penuh oleh Kodim 0113/GL. Namun, untuk pengerjaannya, kami mengajak masyarakat untuk bahu-membahu secara gotong royong," ujar Batituud.
Mekanisme pengerjaan akan diatur secara bergantian (sistem shift) yang melibatkan masyarakat, khususnya para pemilik lahan perkebunan yang menggunakan akses jembatan tersebut. Seluruh proses pengerjaan di lapangan akan didampingi langsung oleh Babinsa Koramil 09/PB guna memastikan kelancaran dan keamanan.
Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan
Senada dengan hal tersebut, Camat Putri Betung memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat desa yang hadir agar menggerakkan partisipasi aktif warga. Camat menegaskan bahwa perangkat desa wajib terjun langsung dalam aksi gotong royong ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam memulihkan akses transportasi desa.
Diharapkan dengan adanya kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini, mobilitas warga menuju area perkebunan dapat segera kembali normal, sehingga roda ekonomi di wilayah Kecamatan Putri Betung dapat pulih pasca-bencana.
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor