Gajah putih News | Gayo Lues – Akses menuju lahan perkebunan yang menjadi urat nadi ekonomi warga Desa Putri Betung kini mulai dibenahi. Personel Koramil 09/Putri Betung bersama personel BKO Bataliyon TP 855/Raksaka Dharma melaksanakan aksi gotong royong intensif dalam proyek rehabilitasi jembatan perintis pada Minggu 19 April 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan struktur vital jembatan yang mulai mengalami degradasi akibat faktor cuaca dan aliran sungai. Para prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemasangan batu siar untuk pagar pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan. Selain itu, pengerjaan juga diprioritaskan pada penebalan pondasi guna mengantisipasi pengikisan (abrasi) yang disebabkan oleh debit air sungai yang fluktuatif.
Tujuan Kegiatan
Pelaksanaan rehabilitasi ini memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya:
Keamanan Transportasi: Memastikan keselamatan warga saat melintas, terutama bagi petani yang membawa hasil bumi.
Ketahanan Infrastruktur: Memperkokoh struktur pondasi agar jembatan memiliki masa pakai yang lebih panjang dan tahan terhadap arus sungai.
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat hubungan emosional dan kerja sama antara prajurit TNI dengan warga di wilayah binaan melalui aksi nyata di lapangan.
Harapan yang Dicapai
Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan dapat terwujud beberapa capaian positif:
Kelancaran Ekonomi: Terbukanya akses yang lebih layak dan aman sehingga mobilitas hasil perkebunan dari lahan menuju pemukiman tidak lagi terhambat.
Peningkatan Kesejahteraan: Dengan akses yang stabil, biaya logistik petani diharapkan dapat ditekan dan produktivitas warga meningkat.
Budaya Gotong Royong: Menghidupkan kembali semangat swadaya masyarakat dalam menjaga fasilitas publik yang ada di desa mereka.
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor