Gajahputihnews | Gayo Lues — Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana terus dilakukan. Kali ini, Kodim 0113/Gayo Lues resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, melalui kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pada Jumat (3/4/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Sangir setelah akses transportasi mereka sempat terganggu akibat bencana alam yang melanda wilayah Aceh beberapa waktu lalu. Infrastruktur ini nantinya diharapkan mampu kembali menghidupkan mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., Pasiter Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Inf Adrianto, Camat Dabun Gelang Kamat, S.E., perwakilan Kapolsek Dabun Gelang Aiptu M. Hendri, Kepala Desa Sangir Tamrin, Babinsa Desa Sangir Serka Raden, tokoh agama Ustad Idrus, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI bersama pemerintah daerah untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam proses pemulihan pascabencana.
“Jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi jembatan harapan bagi masyarakat Desa Sangir. Dengan adanya akses ini, aktivitas sosial dan ekonomi warga diharapkan dapat kembali berjalan normal,” ujar Dandim.
Sementara itu, Camat Dabun Gelang Kamat, S.E., bersama Kepala Desa Sangir Tamrin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah nyata yang dilakukan oleh TNI melalui Kodim 0113/Gayo Lues. Mereka berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga akses transportasi masyarakat kembali pulih.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Dandim 0113/Gayo Lues bersama para tamu undangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustad Idrus, memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini, masyarakat Desa Sangir kini kembali menaruh harapan besar terhadap pulihnya akses transportasi yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari warga.
Semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana di Kabupaten Gayo Lues.
(Pendim 0113/Gayo Lues)
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor