Gajahputihnews | GUMPANG LEMPUH, Gayo Lues – Menanggapi dampak pascabencana alam luapan sungai yang membawa material sampah kayu, jajaran Babinsa Koramil 09/Putri Betung Kodim 0113/Gayo Lues bersama personel BKO Batalyon TP/855 Raksaka Dharma bahu-membahu melaksanakan aksi gotong royong di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan Jembatan Perintis yang sempat tersumbat oleh tumpukan kayu gelondongan dan material sampah hanyut. Penyumbatan ini menjadi perhatian serius karena menghambat laju debit air sungai, yang dikhawatirkan dapat memicu banjir luapan ke pemukiman warga jika terjadi hujan susulan.
Aksi pembersihan ini bertujuan utama untuk mengembalikan fungsi aliran sungai agar tetap lancar. Dengan bersihnya kolong jembatan dari hambatan kayu dan sampah, resiko air meluap ke area perumahan warga dapat diminimalisir secara signifikan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, infrastruktur jembatan tetap terjaga kekuatannya dan masyarakat dapat merasa lebih aman serta tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui kecemasan akan banjir kiriman.
Serka Juanda Kruas, Babinsa Koramil 09/Putri Betung :
"TNI harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Hari ini kami bersama rekan-rekan dari Yonif 855/RD dan warga bergerak cepat mengevakuasi kayu-kayu gelondongan ini. Fokus kami adalah memastikan jalur air di bawah Jembatan Perintis kembali normal, sehingga jika ada kenaikan debit air sungai lagi, air bisa mengalir lancar tanpa merendam rumah warga."
Bapak Irwansyah, Kepala Desa Gumpang Lempuh:
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak TNI, baik dari Koramil maupun BKO Batalyon TP 855/RD. Kehadiran mereka membangkitkan semangat gotong royong warga kami. Dengan bersihnya sumbatan di jembatan ini, kekhawatiran kami akan banjir susulan yang masuk ke rumah warga kini jauh berkurang. Jembatan juga kembali aman dilalui."
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor