Breaking News

Persiapkan Misi Kemanusiaan : Tim Mahasiswa Berdampak STIKes MNI Ikuti Pembekalan Program Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera 2026 || GPN NEWS

Persiapkan Misi Kemanusiaan : Tim Mahasiswa Berdampak STIKes MNI Ikuti Pembekalan Program Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera 2026

        MediaGajahPutihNews.Com
               Wilayah Pulau Weh 
GPN NEWS || Sigli, 2 Februari 2026 — Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medika Nurul Islam (STIKes MNI) mengikutsertakan puluhan mahasiswanya dalam pembekalan Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Tahun 2026.

Sebanyak 50 mahasiswa terpilih STIKes Medika Nurul Islam mengikuti pembekalan intensif sebagai bagian dari persiapan sebelum diterjunkan langsung ke lapangan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembekalan dan pelepasan simbolis yang sebelumnya dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 28 Januari 2026.

Program ini menjadi momen penting bagi STIKes MNI, mengingat kegiatan tersebut merupakan satu-satunya program dari STIKes Medika Nurul Islam yang berhasil memenangkan pendanaan nasional Kemendiktisaintek melalui proposal berjudul “Mahasiswa Bergerak: Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Penyakit Infeksi Pascabencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh.”

Dalam pelaksanaan pembekalan, para mahasiswa tidak hanya dibekali materi teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam simulasi penanganan masalah kesehatan di wilayah terdampak bencana. Pembekalan ini dipimpin langsung oleh Ibu Ns.Tuti Sahara, S.Kep., M.Kep, selaku Ketua Tim Dosen, yang menekankan pentingnya kesiapan mental, kedisiplinan, serta ketepatan tindakan medis di lapangan.

“Hari ini kami mematangkan koordinasi dengan 50 mahasiswa yang nantinya akan menjadi ujung tombak dalam membantu masyarakat di Desa Beurigen, Pidie Jaya. Pembekalan ini memastikan mahasiswa siap dan sigap dalam memberdayakan masyarakat untuk mencegah penyakit infeksi pascabencana banjir secara mandiri,” ujar Ibu Tuti Sahara di sela-sela sesi pembekalan.

Lebih lanjut, pembekalan ini juga difokuskan pada sinkronisasi peran lintas disiplin ilmu, khususnya mahasiswa dari bidang Keperawatan dan Farmasi Klinis. Sinergi tersebut diperkuat melalui kolaborasi aktif dengan berbagai organisasi kemahasiswaan (Ormawa), termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (UKM KSR PMI).

Kolaborasi ini bertujuan memastikan aspek medis, sosial, dan koordinasi lapangan dapat berjalan seimbang serta efektif saat program diterapkan di lokasi sasaran.

Melalui pembekalan ini, STIKes Medika Nurul Islam Menegaskan bahwa tim mahasiswa yang akan diterjunkan telah memiliki kompetensi sesuai standar yang ditetapkan Kemendiktisaintek. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata institusi akademik dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan.

~Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro -Eric Karno 
~RedaksiDaerah-GajahPutihNews.Com
© Copyright 2022 - gajah putih News.com