Breaking News

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan 11 PMKS, ada Manusia Silver


By Redaksi GPNews 
25 Januari 2026

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan 11 PMKS, ada Manusia Silver

BANDA ACEH – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh berhasil menertibkan sebanyak 11 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. 

Penertiban dilakukan sejak Jumat malam hingga Sabtu siang, 24 Januari 2026, di sejumlah titik dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, mengatakan penertiban dilakukan di beberapa lokasi yang kerap dijadikan tempat mangkal PMKS. Di antaranya Simpang Surabaya dengan dua orang, Simpang Jambo Tape empat orang, Simpang Empat Stadion H. Dimurthala dua orang, serta Simpang Lima sebanyak tiga orang.

Selain itu, personel Satpol PP WH juga melakukan penyisiran di kawasan Pos Polantas Simpang Lima. Namun, sejumlah gelandangan di lokasi tersebut sempat melarikan diri sebelum petugas tiba. 

Meski demikian, barang-barang yang ditinggalkan berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP WH Kota Banda Aceh.

“Setelah dilakukan pendataan, seluruh PMKS yang berhasil diamankan diserahkan ke rumah singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Rizal.

Ia menegaskan bahwa Satpol PP WH akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di titik-titik yang dinilai rawan PMKS, baik melalui kegiatan rutin maupun berdasarkan laporan masyarakat.

“Kami menerima berbagai aduan dari masyarakat, baik melalui call center maupun laporan langsung. Setiap laporan akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Rizal mengakui, penanganan PMKS di Kota Banda Aceh semakin kompleks. Tidak hanya pengemis dan gelandangan, namun juga ditemukan manusia silver hingga individu yang mengenakan kostum karakter tertentu untuk menarik perhatian pengguna jalan.

Meski demikian, ia optimistis permasalahan tersebut dapat ditangani lebih efektif dengan dukungan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Rizal kembali mengimbau warga agar tidak memberikan uang maupun makanan kepada PMKS di jalanan.

“Tindakan tersebut justru membuat mereka semakin betah meminta-minta dan berpotensi mengundang PMKS lainnya,” tegasnya.

Sebagai solusi, masyarakat diajak untuk menyalurkan infak, sedekah, dan zakat melalui lembaga resmi pemerintah, seperti Baitulmal Kota Banda Aceh, agar bantuan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. [**]

© Copyright 2022 - gajah putih News.com