![]() |
stribusi Bantuan Via Udara Jangkau 52 Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Editor: Ali Gondrong |
Hingga Sabtu (3/1/2026), distribusi logistik melalui udara telah menjangkau 52 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Aceh.
Ketua Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, M. Nasir SIP MPA, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan titik koordinat desa-desa terisolir di setiap kecamatan terdampak.
“Berdasarkan laporan yang diterima posko hari ini, distribusi logistik via udara telah dilakukan ke 52 kecamatan. Penyaluran tersebut disesuaikan dengan titik koordinat desa yang berada dalam masing-masing kecamatan, dan hingga hari ini distribusi masih terus dilakukan sesuai data yang telah terhimpun,” ujar M. Nasir, Minggu (4/1/2026).
M. Nasir yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Aceh menjelaskan, pengiriman bantuan logistik melalui jalur udara pada Sabtu mencakup wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
“Pengiriman bantuan via udara difokuskan ke gampong-gampong yang masih terisolir akibat terputusnya akses darat,” katanya.
Pemerintah Aceh juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota agar segera menyampaikan koordinat wilayah yang belum dapat diakses secara maksimal, guna memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
“Di saat yang sama, pemerintah masih terus berupaya membuka kembali akses darat agar arus bantuan serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera pulih,” ujar M. Nasir.
Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memaksimalkan penyaluran logistik ke seluruh wilayah terdampak, baik daerah yang masih terisolir maupun wilayah yang aksesnya telah kembali terbuka.



Social Header
Kontributor