Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

MUKIM SYEKH ABDURRAUF BERSAMA KEUCHIK, TUHA PEUT, DAN PEMUDA AKAN TERTIBKAN KAWASAN TANGGUL KRUENG ACEH, TEMUKAN BENDA DIDUGA TERKAIT NARKOBA

Mukim Syeikh Abdul Rauf Tgk. Zainuddin Ubiet bersama Keuchik, Tokoh Tuha peut, pemuda gampong Alu Naga, Tibang, Laskar Aswaja dan santri melakukan hisbah penertiban lokasi belantaran sungai Krueng Aceh di dua desa tersebut, (Minggu, 1/11/ 2026) 

MUKIM SYEKH ABDURRAUF BERSAMA KEUCHIK, TUHA PEUT, DAN PEMUDA AKAN TERTIBKAN KAWASAN TANGGUL KRUENG ACEH, TEMUKAN BENDA DIDUGA TERKAIT NARKOBA

BANDA ACEH, Minggu, 2 November 2026 — Mukim Syekh Abdurrauf bersama Keuchik Gampong Alue Naga dan Gampong Tibang, unsur Tuha Peut, perangkat gampong, pemuda dari kedua gampong, serta Laskar Aswaja Aceh melaksanakan patroli dan kegiatan hisbah amar makruf nahi mungkar di sepanjang tanggul Krueng Aceh, kawasan Alue Naga dan Tibang, Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban umum, memelihara nilai-nilai syariat Islam, serta mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat dan bertentangan dengan norma agama maupun adat istiadat setempat.

Berdasarkan pemantauan masyarakat, sejumlah titik di sepanjang tanggul dan bantaran Krueng Aceh kerap dijadikan tempat berkumpulnya muda-mudi, khususnya pasangan yang bukan mahram. Aktivitas tersebut menjadi perhatian masyarakat karena dinilai berpotensi mengarah pada perilaku yang tidak sesuai dengan adab pergaulan dan tuntunan syariat Islam.

Kondisi tersebut umumnya terlihat pada sore hari menjelang Magrib hingga malam hari. Bahkan, ketika azan Magrib berkumandang, sebagian pengunjung masih terlihat berada di lokasi dan belum beranjak untuk menunaikan ibadah salat.

Hal tersebut disampaikan Tgk. Zainuddin Ubit selaku Imum Mukim Syekh Abdurrauf. Menurutnya, sejumlah perilaku muda-mudi di kawasan tanggul, seperti bermesraan secara berlebihan dan berpelukan di tempat umum, telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami tidak bermaksud melarang masyarakat menggunakan jalan desa atau menikmati suasana di kawasan tanggul. Namun, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar tidak dijadikan tempat melakukan perbuatan yang bertentangan dengan syariat Islam," ungkapnya.

TEMUAN BENDA DIDUGA TERKAIT PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Selain persoalan ketertiban dan perilaku pergaulan, Tgk. Zainuddin yang juga merupakan ketua forum Kota Banda Aceh mengungkapkan, adanya temuan yang cukup mengkhawatirkan dalam kegiatan patroli pada Jumat pekan lalu.

Dalam patroli tersebut, ditemukan sebuah benda yang diduga menyerupai alat isap narkoba serta sejumlah kecil bungkusan yang belum diketahui secara pasti isinya. Berdasarkan keterangan pihak patroli, tiga orang yang berada di sekitar lokasi tersebut kemudian melarikan diri.

Pihak patroli menyampaikan bahwa benda tersebut sempat diambil, sedangkan bungkusan kecil yang ditemukan dibuang ke celah bebatuan. Namun, jenis dan kandungan benda maupun bungkusan tersebut belum dapat dipastikan. 

Temuan ini menjadi perhatian serius bagi kita semua dan masyarakat. Oleh karena itu, pihak mukim dan perangkat gampong berharap aparat terkait dapat melakukan penelusuran dan langkah-langkah sesuai ketentuan serta sosialisasi bahayanya Narkoba  guna mencegah kemungkinan penyalahgunaan nya di kawasan tersebut.

AKAN DILAKUKAN PENUTUPAN TOTAL AKTIVITAS KERAMAIAN

Menyikapi berbagai persoalan tersebut, pihak Mukim Syekh Abdurrauf bersama para keuchik, unsur Tuha Peut, pemuda, serta elemen masyarakat Gampong Alue Naga dan Gampong Tibang menyatakan akan mengambil langkah tegas dengan merencanakan penutupan total aktivitas keramaian di sepanjang kawasan tanggul Krueng Aceh, khususnya pada titik-titik yang selama ini dinilai rawan menimbulkan keresahan dan gangguan ketertiban.

Langkah tersebut akan dibarengi dengan pembenahan kawasan, evaluasi, sosialisasi, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Banda Aceh dan instansi berwenang lainnya.

Upaya ini dilakukan agar kawasan tanggul dapat kembali tertata, terjaga, dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif serta tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan norma agama, adat istiadat, dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak mukim dan perangkat gampong menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bertujuan melarang masyarakat melintasi jalan desa atau menikmati fasilitas umum. Namun, diperlukan pengawasan, pengaturan, dan penertiban secara proporsional demi menjaga ketenteraman serta kehormatan lingkungan masyarakat.

HARAPAN DAN IMBAUAN

Melalui kegiatan patroli dan rencana pembenahan kawasan ini, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing.

Para orang tua diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak, khususnya dalam pergaulan sehari-hari.

Kepada para muda-mudi, diharapkan senantiasa menjaga adab, kehormatan diri, serta batasan pergaulan sesuai tuntunan syariat Islam. Kawasan tanggul dan fasilitas umum hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, diperlukan kerja sama dan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah gampong, unsur mukim, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, Pemerintah Kota Banda Aceh, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, nyaman, dan religius.

PENUTUP

Patroli hisbah amar makruf nahi mungkar merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga marwah agama, adat istiadat, serta kehidupan sosial masyarakat Aceh yang berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

Penegakan nilai-nilai syariat bukan semata-mata tentang penertiban, melainkan juga pendidikan, pembinaan, keteladanan, dan penyadaran masyarakat.

Menjaga lingkungan agar tetap tertib dan religius bukan hanya tanggung jawab pemerintah gampong atau tokoh agama, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Menjaga syariat adalah tanggung jawab bersama. Menjaga generasi muda adalah investasi masa depan. Menjaga marwah gampong adalah kehormatan kita semua.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com