Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

MASUKI TAHAP FINISHING, TNI BERSAMA WARGA PERCEPAT PENYELESAIAN JEMBATAN GANTUNG PERINTIS DI DESA LUKUB BARU GAYO LUES

GPN | GAYO LUES – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lukub Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, kini memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing. Personel TNI dari Pos Ramil Dabun Gelang bersama anggota Yonif TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat terus bergotong royong mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut, Selasa (3/11/2026).

Pada tahap ini, sejumlah pekerjaan penyempurnaan konstruksi terus dilakukan, mulai dari pengecatan lantai dasar dan dinding jembatan, pengecatan tiang penyangga, hingga pengelasan bagian dinding jembatan.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian dan kualitas konstruksi agar jembatan nantinya dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.

Serma Sukino selaku tertua dalam pengerjaan jembatan mengatakan, meskipun pembangunan telah memasuki tahap akhir, setiap bagian konstruksi tetap diperiksa dan disempurnakan untuk memastikan kualitas serta keamanan jembatan sebelum difungsikan.

"Pada tahap finishing ini kami fokus menyelesaikan seluruh pekerjaan akhir, mulai dari pengecatan hingga pengelasan dinding. Semua dilakukan dengan teliti agar konstruksi jembatan benar-benar kokoh, aman, dan siap dimanfaatkan masyarakat," ujar Serma Sukino.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat Desa Lukub Baru, terutama untuk menghubungkan kawasan permukiman dengan areal perkebunan dan lahan pertanian warga.

Terlebih saat ini aktivitas pertanian masyarakat sedang memasuki musim panen. Dengan adanya jembatan tersebut, para petani nantinya akan lebih mudah mengangkut hasil panen tanpa harus menghadapi kesulitan akses seperti sebelumnya.

Selain mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan, jembatan gantung ini juga diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi sehari-hari.

Serma Sukino menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan melalui kerja sama dan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses penyelesaian pembangunan.

"Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses penghubung menuju lahan pertanian dan perkebunan. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan aktivitas warga dapat berjalan lebih lancar, baik untuk keperluan bekerja, mengangkut hasil pertanian maupun kegiatan lainnya," jelasnya.

Ia juga berharap seluruh pekerjaan finishing dapat segera diselesaikan sehingga jembatan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kami berharap seluruh proses finishing dapat segera diselesaikan sehingga jembatan ini bisa segera digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman. Kehadiran jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan warga," tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi di wilayah pedalaman Kabupaten Gayo Lues.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan prajurit TNI bersama warga juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dengan rampungnya jembatan tersebut nantinya, masyarakat Desa Lukub Baru diharapkan semakin mudah menjangkau lahan pertanian, mengangkut hasil panen, serta meningkatkan aktivitas perekonomian keluarga.

Sebab, bagi petani di pelosok Gayo Lues, jembatan bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi juga jalan penghubung menuju kebun, hasil panen, dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com