Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Pembukaan TMMD ke-130, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Sembako kepada Warakawuri dan Warga Kurang Mampu

BLANGKEJEREN, SEPUTAR GAYO — Mengawali pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0113/Gayo Lues menyalurkan bantuan sembako kepada warakawuri dan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gayo Lues, Selasa (13/10/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan TMMD ke-130 TA 2026 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Desa.”

Upacara pembukaan TMMD berlangsung di Lapangan Pancasila, Jalan Kolonel Muhammaddin, Desa Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 orang dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, S.E., M.AP., Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., Kolonel Inf Edi S. Harahap selaku Pejabat Keberhasilan Operasional TMMD ke-130 TA 2026 Kodam Iskandar Muda, Wakapolres Gayo Lues Kompol Junaidi, S.H., M.S.M., serta sejumlah pejabat Forkopimda dan perwakilan instansi terkait lainnya.

Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat, khususnya warakawuri dan keluarga kurang mampu.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi turut memperhatikan aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat.

TMMD Dipusatkan di Desa Pepelah

Program TMMD ke-130 TA 2026 dipusatkan di Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Sejumlah sasaran fisik telah direncanakan dalam program tersebut, meliputi pembukaan jalan baru sepanjang 3.500 meter dengan lebar 6 meter, pemasangan empat titik gorong-gorong, serta perehaban lima unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Program ini juga mencakup pembangunan pipanisasi, pembuatan dua titik sumur bor, pembuatan lima unit kandang ayam, serta penyaluran bibit ayam dan bibit cabai guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian, sosialisasi keluarga berencana dan kesehatan terkait stunting, serta penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui berbagai sasaran tersebut, TMMD diharapkan mampu membuka akses masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mendukung ketersediaan air bersih, serta mendorong pengembangan usaha produktif warga.

Perkuat Kebersamaan TNI dan Rakyat

Pelaksanaan TMMD ke-130 menjadi salah satu upaya memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Kegiatan sosial berupa penyaluran sembako kepada warakawuri dan masyarakat kurang mampu melengkapi upaya pembangunan tersebut dengan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Kodim 0113/Gayo Lues diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian program TMMD secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana maupun kegiatan pemberdayaan sosial dan ekonomi.

TMMD bukan hanya tentang membangun jalan dan fasilitas desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Sebab, pembangunan yang kuat tidak hanya berdiri di atas infrastruktur, melainkan juga tumbuh dari kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com