Gajahputihnews - Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga masyarakat setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Daun Salam, Desa Ramung Toa, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (22/09/2026).
Pembangunan infrastruktur strategis ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Infrastruktur ini dibangun sebagai langkah nyata untuk memulihkan akses mobilitas warga pascabencana hidrometeorologi akibat luapan arus sungai yang sempat melumpuhkan total aktivitas serta perekonomian wilayah tersebut beberapa tahun lalu.
Seluruh proses pengerjaan mulai dari tahap awal penyiapan lahan hingga tahap penyelesaian akhir (finishing) dilakukan secara swadaya melalui kerja bersama antara prajurit TNI dan masyarakat lokal. Pemanfaatan potensi lokal juga menjadi kunci efisiensi, di mana material alam berupa pasir dan batu memanfaatkan ketersediaan bahan baku yang melimpah di sekitar lokasi tanpa perlu dukungan pasokan dari luar.
Fokus Pengerjaan Hari Ini
Fokus pengerjaan pada Selasa (22/09/2026) difokuskan pada penempatan keranjang/angker dudukan tiang pylon (tiang tower jembatan), yang dilanjutkan secara intensif dengan pengecoran pondasi jembatan dengan ukuran volume mencapai 5 meter × 2,60 meter.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Akses Utama yang Aman: Menjadi jalur transportasi utama yang aman, kokoh, dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat secara berkelanjutan.
Efisiensi Jarak dan Waktu: Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna mendongkrak perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan Jembatan Garuda Merah Putih ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Selain itu, aksi nyata ini sekaligus membuktikan keberadaan negara yang tetap hadir memperhatikan kebutuhan masyarakat yang berdomisili di wilayah pedalaman/pelosok, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus terjaga dengan baik.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Eriadi:
"Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini bukan sekadar membangun struktur fisik dari beton dan baja, melainkan membangun kembali harapan dan urat nadi kehidupan warga Dusun Daun Salam. Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga di sini sangat luar biasa. Material alam seperti batu dan pasir kita manfaatkan langsung dari sungai lokal secara bersama-sama.
0 Komentar