Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

NTT Bangkit Pascagempa, Pemulihan Masyarakat Terus Dilakukan

Jakarta – Upaya pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilakukan. Gempa magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB berdampak pada sejumlah wilayah dan masih diikuti aktivitas gempa susulan.

Penanganan pascabencana dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan warga, penyaluran bantuan, pemetaan kondisi di lapangan, hingga pemulihan fasilitas dan aktivitas masyarakat.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat, Engki Namang, menilai proses pemulihan membutuhkan waktu serta koordinasi berkelanjutan antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

“Pemulihan NTT memang membutuhkan waktu, tetapi prosesnya terus berjalan. Negara hadir, masyarakat ikut bergerak, dan NTT tidak berjalan sendiri,” ujar Engki.

Ia mengatakan penanganan pascagempa tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, perguruan tinggi, PMI, serta masyarakat perlu terus berkoordinasi agar kebutuhan warga terdampak tetap tertangani, terutama di tengah aktivitas gempa susulan.

Menurutnya, keberlanjutan penanganan menjadi penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara bertahap.

“Yang paling penting adalah memastikan proses pemulihan terus berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap diperhatikan. Setiap langkah yang dilakukan menjadi bagian dari upaya membuat NTT kembali pulih dan bangkit,” katanya.

Engki berharap kolaborasi berbagai pihak tetap terjaga selama proses pemulihan sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas secara normal.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com