![]() |
Media Gajahputihnews.com Jum'at, 4 September 2026 Ali Gondrong |
PT PEMA Siap Kawal Konektivitas Pelayaran Krueng Geukueh–Penang
Banda Aceh — PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA menyatakan kesiapan mendukung langkah Pemerintah Aceh dalam mempercepat realisasi konektivitas pelayaran Krueng Geukueh–Penang, Malaysia.
Direktur Utama PT PEMA, Faisal Ilyas, mengatakan pihaknya siap menjalankan penugasan Pemerintah Aceh secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kelayakan usaha, kehati-hatian, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Faisal, rencana pembukaan rute Krueng Geukueh–Penang tidak semata-mata menghadirkan alternatif transportasi laut antara Aceh dan Malaysia, tetapi memiliki arti strategis dalam memperkuat konektivitas ekonomi, perdagangan, logistik, dan pariwisata kedua wilayah.
“Konektivitas Krueng Geukueh–Penang merupakan upaya menghadirkan akses langsung antara Aceh dan Malaysia yang dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat hubungan perdagangan, logistik, dan pariwisata kedua wilayah,” ujar Faisal.
Saat ini, PT PEMA tengah mematangkan kajian proyek secara komprehensif. Kajian tersebut mencakup aspek pasar, teknis, operasional, finansial, regulasi, kebutuhan armada, kesiapan pelabuhan, proyeksi penumpang dan muatan, struktur biaya, hingga kemungkinan pola kerja sama dengan operator pelayaran dan mitra strategis.
Faisal menegaskan, potensi rute tersebut cukup menjanjikan. Namun, menurutnya, peluang ekonomi harus diikuti dengan perencanaan yang matang agar layanan yang dibangun tidak hanya berjalan pada tahap awal, tetapi mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
“Dari kajian awal yang kami lakukan, rute ini memiliki potensi yang cukup besar. Namun, seluruh aspek harus dipersiapkan secara prudent. Kami ingin memastikan bahwa ketika layanan ini dijalankan, dapat berjalan secara efektif, optimal, dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam proses persiapan tersebut, PT PEMA terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan para pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam menyiapkan landasan regulasi, model penugasan, dukungan kebijakan, serta skema operasional yang dinilai paling tepat.
PT PEMA menilai kehadiran jalur pelayaran Krueng Geukueh–Penang berpotensi memberikan multiplier effect bagi perekonomian Aceh. Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, konektivitas tersebut diharapkan dapat memangkas rantai logistik, memperluas akses pasar, serta membuka peluang baru bagi perdagangan komoditas dan produk unggulan Aceh.
Dengan demikian, rencana pelayaran Krueng Geukueh–Penang tidak hanya diproyeksikan sebagai pembukaan jalur transportasi baru, tetapi juga sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi Aceh dalam jaringan perdagangan dan konektivitas regional kawasan Selat Malaka. []

0 Komentar