Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Koramil 03/Blangkejeren Perkuat Koordinasi dengan Damkar, Antisipasi Karhutla

GPN / GAYO LUES — Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah, Koramil 03/Blangkejeren, Kodim 0113/Gayo Lues, memperkuat koordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Pos Damkar Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (9/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla sekaligus memperkuat komunikasi dan respons apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Blangkejeren.

Pelda Hasan Basri mengatakan, kondisi cuaca yang tidak menentu perlu disikapi dengan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait. Menurutnya, cuaca panas dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada kawasan perkebunan dan lahan yang mudah terbakar.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Jangan sampai ketika api sudah membesar baru kita bergerak. Karena itu, koordinasi dengan Damkar dan unsur terkait harus terus diperkuat,” kata Pelda Hasan Basri.
Ia menyebutkan, Koramil bersama Damkar akan terus membangun komunikasi dalam melakukan pemantauan wilayah. Kewaspadaan dan patroli juga akan ditingkatkan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan, termasuk kawasan perkebunan masyarakat.

“Wilayah perkebunan juga menjadi perhatian. Kita akan terus berkoordinasi untuk memantau kondisi di lapangan. Jika ada sesuatu yang berpotensi memicu kebakaran, bisa segera diketahui dan ditangani sebelum meluas,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, Pelda Hasan Basri juga mengingatkan masyarakat agar ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla. Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kalau masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada Babinsa, Koramil, Damkar atau pihak terkait. Kecepatan informasi sangat penting agar penanganannya bisa dilakukan sedini mungkin,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Damkar, pemerintah setempat dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menghadapi potensi bencana karhutla.

“Ini bukan hanya tugas satu instansi. Pencegahan karhutla membutuhkan kewaspadaan bersama. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa lebih cepat mencegah dan mengambil tindakan apabila terjadi kebakaran,” pungkasnya.

Penguatan koordinasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur di wilayah Kecamatan Blangkejeren sekaligus meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam lingkungan serta mengganggu aktivitas masyarakat.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com