Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Dari Negeri Seribu Bukit Menuju Podium Nasional, PASI Gayo Lues Mulai Berburu Talenta Atletik

GPN / GAYO LUES | SEPUTAR GAYO – Gayo Lues menyimpan potensi besar di bidang atletik. Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Gayo Lues kini mendorong pembinaan yang lebih serius dan berkelanjutan agar bakat-bakat muda dari daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit itu mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.

Optimisme tersebut disampaikan Arwin Adami, S.Pd.,Gr, Terapis Olahraga sekaligus Penggiat Prestasi Olahraga yang juga merupakan bagian dari pengurus PASI Gayo Lues.

Menurut Arwin, karakter geografis Gayo Lues sebagai daerah dataran tinggi dengan udara yang relatif sejuk merupakan salah satu potensi lingkungan yang dapat mendukung pembinaan olahraga daya tahan. Namun, potensi tersebut harus diikuti latihan yang benar, pembinaan berjenjang, pemenuhan gizi, serta kompetisi yang berkelanjutan.

“Bakat alamiah harus kita kombinasikan dengan latihan yang terstruktur dan berkelanjutan sejak jenjang SD, SMP hingga SMA,” ujar Arwin.

Ia bahkan melihat peluang besar bagi atlet-atlet Gayo Lues untuk tampil dan meraih prestasi pada berbagai ajang olahraga bergengsi di masa mendatang.

PON 2028 menjadi salah satu target besar.
Arwin menilai bukan sesuatu yang mustahil jika putra-putri Gayo Lues mampu berdiri di podium tertinggi dengan membawa nama Provinsi Aceh.

Tidak hanya PON, pembinaan jangka panjang juga diarahkan untuk menghadapi POPDA 2028 dan PORA 2030. PASI Gayo Lues berharap cabang atletik mampu menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi daerah.

Sejarah Sudah Membuktikan
Optimisme PASI bukan datang tanpa alasan. Gayo Lues sebelumnya telah memiliki sejumlah atlet yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat daerah hingga provinsi.

Pada periode 2012–2018, nama Abu Bakar dari Tungel Baru dan Zainuddin dari Siongal-Ongal menjadi salah satu contoh atlet yang konsisten berprestasi di tingkat Kabupaten Gayo Lues.
Keduanya bahkan mampu menembus posisi tiga dan empat besar pada kompetisi tingkat Provinsi Aceh.

Menurut Arwin, menariknya, prestasi tersebut lahir ketika sistem pembinaan atlet belum seperti yang diharapkan saat ini.

“Pencapaian itu menunjukkan bahwa kita memang memiliki bakat alam. Tinggal bagaimana potensi tersebut dikelola dengan sistem pembinaan yang tepat,” katanya.

Tidak berhenti di tingkat provinsi, nama Zulfan Pahmi dari Ulun Tanoh juga pernah mengharumkan nama Gayo Lues di tingkat internasional.

Zulfan berhasil meraih juara nomor 400 meter pada ajang IMT-GT Thailand tahun 2019.
Bibit Baru Mulai Bermunculan
Harapan baru juga terlihat dari prestasi pelajar Gayo Lues dalam ajang O2SN tingkat nasional.
Arwin menyebut nama Zuryatini Sinta Wati dari Rema dan Salwa Nifitri dari Kampung Jawa sebagai bagian dari generasi muda yang membawa nama Aceh ke panggung nasional.

Keduanya dijadwalkan berlaga di Jakarta pada November mendatang.
“Bukti nyata itu sudah ada di depan mata. Tinggal bagaimana kita menjaga dan mengembangkan mereka agar tidak berhenti sampai di satu kompetisi saja,” ujar Arwin.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Atlet tidak cukup hanya memiliki bakat, tetapi membutuhkan pelatih, program latihan, fasilitas, nutrisi, kompetisi, evaluasi, serta dukungan keluarga dan pemerintah.

Kejurda Atletik 2026 Jadi Momentum
Sebagai langkah konkret, PASI Gayo Lues akan menggelar Kejuaraan Daerah Atletik 2026.

Kejurda tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjaring bibit-bibit atlet baru sekaligus mengukur kemampuan atlet yang selama ini menjalani pembinaan.

Ajang tersebut juga diharapkan menjadi titik awal terbentuknya sistem pembinaan atletik yang lebih terarah dan berkelanjutan di Gayo Lues.

Arwin mengajak pemerintah daerah, sekolah, orang tua, pelatih, komunitas olahraga, dunia usaha, serta masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan.

Sebab, menurutnya, mencetak atlet berprestasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
“Untuk melanjutkan estafet perjuangan ini, kami memohon dukungan moril, arahan, serta doa dari Bapak-bapak dan seluruh rekan-rekan. Mari kita bergandengan tangan mewujudkan mimpi ini bersama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa PASI Gayo Lues memiliki komitmen untuk mencetak atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Gayo Lues dan Aceh.

Dari lintasan sederhana di tanah Gayo, mimpi menuju podium nasional harus mulai dibangun hari ini.

Salam olahraga. ✊

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com