Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

BawasLU SABANG PERKUAT LITERASI KEPEMILUAN LEWAT VIDEO EDUKASI, KURDINAR DAN FADHLULLAH TAMPIL SEBAGAI PRESENTER | GPN NEWS

BREAKING : GAJAH PUTIH NEWS 

BawasLU SABANG PERKUAT LITERASI KEPEMILUAN LEWAT VIDEO EDUKASI, KURDINAR DAN FADHLULLAH TAMPIL SEBAGAI PRESENTER

     MEDIA GAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
       REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH 

SABANG —GPN NEWS | 4 SEPTEMBER 2026 | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sabang terus mendorong penguatan literasi kepemiluan di tengah masyarakat melalui pola komunikasi publik yang lebih adaptif dengan perkembangan teknologi informasi.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui produksi video pembelajaran dan edukasi kepemiluan, yang menghadirkan langsung jajaran Bawaslu Kota Sabang sebagai presenter. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menyampaikan informasi kepemiluan secara lebih komunikatif, aktual dan mudah dipahami masyarakat.

Dalam video tersebut, dua komisioner Bawaslu Kota Sabang tampil sebagai presenter, yakni Kurdinar, selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat (SDMO), serta Fadhlullah, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H).

Kehadiran keduanya memberikan warna tersendiri dalam penyampaian materi. Informasi yang berkaitan dengan kepemiluan tidak hanya disampaikan melalui forum-forum formal, tetapi dikemas dalam medium audio-visual yang memungkinkan pesan edukasi menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Bagi Bawaslu, komunikasi publik memiliki posisi penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi. Masyarakat yang memiliki pengetahuan memadai mengenai kepemiluan akan lebih mudah memahami hak dan tanggung jawabnya sekaligus mengetahui bagaimana pengawasan partisipatif dapat dilakukan.

Kurdinar, melalui bidang SDMO, memiliki lingkup kerja yang berkaitan dengan penguatan sumber daya manusia, organisasi serta pendidikan dan pelatihan. Sementara Fadhlullah melalui Divisi HP2H menangani aspek hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa edukasi kepemiluan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya normatif, tetapi juga komunikatif. Materi yang memiliki aspek hukum dan kepemiluan perlu diterjemahkan ke dalam bahasa yang dapat dipahami masyarakat tanpa menghilangkan substansi dan ketepatan informasinya.

Di sinilah kekuatan media edukasi berbasis video menjadi penting.

Masyarakat saat ini semakin terbiasa memperoleh informasi melalui perangkat digital. Karena itu, kehadiran konten pembelajaran yang diproduksi secara terarah dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan, khususnya kepada generasi yang menjadikan media digital sebagai sumber informasi sehari-hari.

Langkah Bawaslu Kota Sabang tersebut sekaligus menunjukkan adanya upaya untuk membawa komunikasi kelembagaan keluar dari pola penyampaian yang konvensional. Pesan pengawasan pemilu dikemas agar lebih dekat dengan publik, namun tetap berpijak pada tugas dan fungsi kelembagaan.

Tidak kalah penting, edukasi kepemiluan juga berkaitan erat dengan upaya membangun pengawasan partisipatif. Pengawasan tidak hanya menjadi domain penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga proses demokrasi agar berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui video pembelajaran ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang dapat menjadi bekal untuk memahami dinamika kepemiluan, mengenali pentingnya pencegahan pelanggaran serta mengetahui ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan.

Kehadiran Kurdinar dan Fadhlullah sebagai presenter juga menjadi bentuk komunikasi langsung antara lembaga pengawas pemilu dengan masyarakat. Pesan yang disampaikan tidak berhenti pada informasi, tetapi diarahkan untuk membangun pemahaman dan kesadaran publik.

Bawaslu Kota Sabang kini tidak hanya dituntut hadir ketika tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dituntut aktif membangun literasi demokrasi sebelum, selama dan setelah tahapan kepemiluan.
Karena itu, inovasi dalam penyampaian edukasi menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara lembaga pengawas pemilu dan masyarakat.

Dengan pemanfaatan media digital yang semakin luas, Bawaslu Kota Sabang memiliki ruang strategis untuk menghadirkan pendidikan kepemiluan yang lebih terbuka, mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh bagaimana pemilu dilaksanakan, tetapi juga oleh seberapa jauh masyarakat memahami prosesnya dan bersedia mengambil bagian dalam mengawasinya.

Dari Sabang, literasi kepemiluan terus diperkuat. Dari masyarakat yang memahami aturan, diharapkan lahir partisipasi publik yang semakin kritis, sadar dan bertanggung jawab dalam mengawal demokrasi.(Humas Bawaslu Sabang)

MJ Eric Karno
Media Gajah Putih News Sabang

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com