GPN / Gayo Lues — Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Kodam Iskandar Muda (IM) melakukan peninjauan lapangan terhadap pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tetumpun, Desa Kungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (25/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan pembangunan jembatan telah sesuai dengan ketentuan teknis serta layak dan aman untuk dimanfaatkan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasrik Kodam IM didampingi Batituud Koramil 09/Putri Betung, Peltu Khalidin, selaku yang dituakan di Koramil 09/Putri Betung, bersama para Babinsa setempat.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih tersebut telah dinyatakan rampung dengan capaian progres 100 persen.
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan akuntabilitas terhadap pekerjaan fisik, termasuk memastikan mutu bangunan, volume pekerjaan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.
Selain itu, peninjauan juga bertujuan memastikan kelayakan dan keamanan jembatan sebelum dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga Dusun Tetumpun dan Desa Kungke Jaya, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan, akses layanan kesehatan, serta pengangkutan hasil pertanian.
Jembatan ini juga diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah dan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Peltu Khalidin menyampaikan bahwa selesainya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Kungke Jaya.
Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap berfungsi dengan baik serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Jembatan ini merupakan fasilitas untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, mari bersama-sama menjaga dan merawatnya agar dapat digunakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat di wilayah pelosok, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
0 Komentar