![]() |
| Tgk. Muslim At Thahiri, Koordinator Kegiatan “Do'a Tolak Bala dan aksi Bela Nanggroe dan Syari'at |
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan ini kami sampaikan kepada seluruh umat dan rakyat Aceh:
Bahwa kegiatan “Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe dan Syariat” adalah murni inisiatif para tokoh, ulama, dan pemuda Aceh.
Tujuan kami adalah:
- Memohon kepada Allah SWT agar menjauhkan Nanggroe Aceh Darussalam dari berbagai bala dan musibah. Mengingat pada akhir tahun Aceh rawan banjir apabila curah hujan tinggi.
- Dengan berkah pembacaan Yasin Fadhilah dan Qunut Nazilah, kami memohon kepada Allah agar menghancurkan segala bentuk kezaliman di Aceh, menegakkan keadilan, dan melunakkan hati para perampok harta rakyat Aceh dan hasil bumi Aceh agar mengembalikan nya. Apabila mereka tidak mengembalikan, maka kami bermunajat agar Allah menghancurkan kekuatan mereka sebagaimana Allah menghancurkan Abrahah dan Fir’aun.
- Menyampaikan aspirasi rakyat melalui orasi-orasi yang akan disampaikan oleh tokoh, ulama, dan mahasiswa. Adapun tuntutan kami meliputi: penerapan Syariat Islam secara kaffah, persoalan Blok Andaman, tambang Beutong, serta bantuan untuk korban banjir.
PENEGASAN
- Demi Allah, acara ini bukan rekayasa pihak mana pun. Ini murni gerakan ulama dan tokoh muda demi kemaslahatan bangsa Aceh dan agama.
- Tujuan utama kami adalah mempersatukan bangsa Aceh dan ulama Aceh untuk memperjuangkan Syariat Islam secara kaffah serta memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh. Oleh karena itu kami berharap tidak ada pihak yang memprovokasi dan menggiring opini ke arah lain.
- Kepada Aparat Penegak Hukum; Kami berharap diberikan kemudahan, bukan dipersulit. Sebab kegiatan yang kami lakukan tidak bertentangan dengan hukum. Seharusnya aparat mendukung sepenuhnya, karena tugasnya adalah mengayomi dan melindungi rakyat. Kami menyayangkan dalam beberapa hari terakhir koordinator di wilayah dipersulit oleh oknum aparat, seperti diminta foto KTP koordinator dan daftar nama masyarakat yang akan hadir. Kami mempertanyakan, ketika ada konser dan acara besar lainnya tidak pernah ada pendataan. Namun ketika rakyat hendak berdoa untuk bangsa dan membela keadilan, berbagai cara dilakukan dengan alasan “keamanan”.
- Kami juga menerima laporan bahwa ada oknum yang mendatangi tokoh dan Tgk untuk meminta dibuatkan video agar masyarakat tidak mengikuti ajakan aksi di Banda Aceh dengan tuduhan sebagai “provokator perusak perdamaian”.
SERUAN KAMI
- Kami mengajak seluruh pihak yang menginginkan tegaknya keadilan untuk mendukung acara ini:
- Para Pemegang Kekuasaan: Dukung dengan mempermudah rakyat untuk berdoa dan menyampaikan aspirasi. Jangan menaruh curiga kepada rakyat.
- Para Ulama dan Akademisi: Dukung dengan saran yang membangun serta ajak umat untuk bersatu, bukan memecah belah.
- Yang Mampu Secara Materi: Bantu dengan dukungan transportasi, konsumsi, dan kebutuhan lain demi kelancaran acara.
Yang Tidak Mampu Hadir: Kami sangat mengharapkan do'a dari rumah, meunasah, dan masjid, minimal 3 hari sebelum tanggal 15/8/26 Lebih utama jika diiringi puasa sunnah.
Sertakan doa agar Allah mengirimkan tentara-Nya untuk menghancurkan kezaliman di bumi Aceh, serta para pemimpin zalim dan seluruh pendukungnya. Sebagaimana Allah menghancurkan Abrahah dan Fir’aun, jika bagi mereka sudah tidak ada lagi pintu hidayah.
Jangan lupa doakan keselamatan bagi saudara-saudara kita yang akan berangkat ke Banda Aceh.
“Allahumma dafi’ ‘annal bala’, wanshuril mazhlumin, wa ahlikizh zhalimin”
“Ya Allah jauhkanlah kami dari bala, tolonglah orang-orang yang terzalimi, dan hancurkanlah orang-orang zalim.”
Dan juga harapan kami kepada seluruh bangsa Aceh yang akan berangkat (ikut doa tolak bala dan aksi) untuk menjaga :
- Berpakaian yang sopan dan sesuai syariat
- Dengan hati yang ikhlas dan tidak eforia
- Jaga persatuan jangan saling menyalahkan
- Niat taubat dari segala dausa Jika memukinkan puasa tiga hari berturut sebelum berangkat
- Jangan bawa senjata tajam apalagi senjata api
- Jangan membawa bendera atau atribut lain yang masih yang dilarang oleh UU yang berlaku
- Jaga keterlibatan umum dan berangkat dengan tidak konvoi
- Bawa yasin fadhilah masing masing
- Bawa makanan air yang memadai
- Waspadai penyusup atau propakator
- Jangan terpancing dengan ajakan pihak yang tak bertanggung jawab
Demikian rilis ini kami sampaikan. Atas perhatian dan dukungan semua pihak, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Banda Aceh, 8 Agustus 2026
Koordinator Umum
Tgk. Muslim At-Thahiri

1 Komentar
Semoga Allah mudahkan hajat semua
BalasHapus