Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Percepatan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda I, Harapan Warga Kendawi Kian Dekat Terwujud

GAYO LUES, GajahPutihNews – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda I di atas Sungai Aih Kiri, Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki sekitar 40 hari masa pengerjaan, prajurit TNI bersama masyarakat tetap bekerja tanpa mengenal lelah demi memulihkan akses yang terputus akibat bencana hidrometeorologi.

Jumat (7/8/2026), personel Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren, prajurit Yon TP 855/RD, serta warga Desa Kendawi kembali bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan gantung yang menjadi urat nadi masyarakat Dusun Rilangan.

Jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar 1,5 meter itu mulai dibangun sejak 1 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan melibatkan 8 personel Pos Ramil Dabun Gelang, 10 personel Yon TP 855/RD, serta masyarakat yang bekerja secara bergantian setiap hari.

Meski belum rampung sepenuhnya, jembatan tersebut kini sudah dapat digunakan secara terbatas oleh masyarakat. Kehadiran jalur darurat ini sangat membantu warga yang selama berbulan-bulan kesulitan beraktivitas setelah jembatan lama putus diterjang banjir. Sementara itu, penyeberangan menggunakan perahu karet yang dioperasikan personel Pos Ramil Dabun Gelang, Yon TP 855/RD, dan warga masih tetap disiagakan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Danpos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren mengatakan pembangunan terus dipercepat agar dapat selesai sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan selesainya jembatan tersebut, konektivitas warga diharapkan kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.

Kehadiran jembatan ini juga membawa harapan baru bagi dunia pendidikan. Guru dan siswa SD Negeri 05 Dabun Gelang serta SMP Negeri Satu Atap Kendawi tidak lama lagi dapat kembali menjalankan proses belajar mengajar dengan lebih aman dan mudah tanpa harus menghadapi risiko menyeberangi sungai.

Secara konstruksi, Jembatan Perintis Garuda I tampak kokoh dengan dua kabel utama yang menopang badan jembatan serta menara berwarna merah putih di kedua sisi. Struktur tersebut dipadukan dengan blok angkur yang berfungsi menahan tarikan kabel utama sehingga memberikan kekuatan dan stabilitas bagi jembatan.

Sekretaris Desa Kendawi, Sahidi, mengapresiasi semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana.

"Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Terima kasih kepada TNI dan seluruh masyarakat yang terus bekerja bersama demi kepentingan warga Desa Kendawi," ujarnya.

Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak bencana. Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, jembatan ini diharapkan menjadi akses permanen yang menghubungkan kembali kehidupan sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat Desa Kendawi setelah berbulan-bulan terisolasi.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com