Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap I yang dilakukan oleh Personel TNI Anggota Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren, Yon TP 855/RD dan warga masyarakat di Desa Kendawi Kecamatan Dabun Gelang Gayo Lues,
terus dipercepat untuk
memulihkan akses transportasi masyarakat yang terganggu akibat bencana
hidrometeorologi.
Berdasarkan laporan dari Danpos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren Plt Nurdin progres pembangunan jembatan
yang menghubungkan Dusun Rilangan dan Kampung Kendawi tersebut
Saat ini Personel Pos Ramil Dabun Gelang sebagai kepala tukang Serma Sukino Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren Kodim 0113/Gayo Lues bersama anggota Yon TP 855/RD dan Personel Paldam Iskandar Muda melaksanakan pengelasan bagian lantai dasar jembatan sebelum
memasuki tahap akhir pekerjaan.
Jembatan gantung yang melintasi Sungai Aih Kiri Desa Kendawi itu memiliki panjang 80
meter dengan lebar 1,5 meter serta dirancang mampu menahan beban
hingga satu atau dua ton. Infrastruktur tersebut menjadi jalur penghubung utama
bagi masyarakat di Desa Kendawi Kecamatan Dabun Gelang.
Babinsa mampu
menggerakkan masyarakat dan
mengapresiasi kontribusi TNI bersama berbagai pihak dalam percepatan
rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh khususnya diwilayah Desa Binaan Kec. Dabun Gelang.
"TNI khususnya anggota Pos Ramil Dabun Gelang, Yon TP 855/RD dan Paldam IM terus bekerja sama memberikan sumbangsih tenaga dan
pikiran untuk percepatan pemulihan di Desa Kendawi. Saya memberikan apresiasi
kepada semuanya, termasuk teman-teman yang sedang membangun
Jembatan Perintis Garuda I di Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang," kata Sekretaris Desa Kendawi Khairul.
Menurut Pak Sekdes, penyelesaian pembangunan jembatan tersebut akan
membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih mudah
dan aman dalam kegiatan sehari-hari.
Ia mengatakan keberadaan jembatan tidak hanya mendukung mobilitas
warga, tetapi juga memperlancar aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar
masyarakat di kawasan Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang.
Selain itu, jembatan tersebut akan mengembalikan akses pendidikan bagi
siswa dan Siswi SD Negeri 05 Dabun Gelang dan SMP Satu Atap Dabun Gelang. Selama jalur penghubung terputus, kegiatan
belajar mengajar berlangsung di dua lokasi, yakni sekolah SMP Satu Atap dilaksanakan di tempat lama yang bangunannya masih tersisa dan untuk anak SDN 5 Dabun Gelang oindah di seberang sungai.
Pembangunan jembatan tersebut melibatkan Personel Pos Ramil Dabun Gelang Koramil
03/Bkj dan 10 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 855/RD, serta warga masyarakat
setempat yang ikut bergotong royong.
Alimin juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus
bergotong royong bersama anggota TNI dalam mendukung proses
pemulihan pascabencana.
"Mari kita berdoa kepada Allah supaya mempermudah segala urusan. Terima
kasih kepada para personel TNI yang sedang bekerja keras mempercepat
selesainya jembatan tersebut," ujarnya.
Kami menargetkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap I
segera rampung sehingga akses masyarakat Dusun Rilangan dan
Kampung Kendawi dapat kembali normal.
0 Komentar