Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Jalan Rusak Bertahun-tahun, Petani Leuser Terus Jadi KorbanTruk Pengangkut Hasil Panen Berulang Kali Terbalik, Warga Desak Pemkab Aceh Tenggara Bertindak Nyata

Kutacane | GajahPutihNews - Selasa, 4 Agustus 2026 – Kondisi ruas jalan dari Permata Musara menuju Desa Lawe Serakut, Bun Bun Indah, dan Bun Bun Alas, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, kembali menuai sorotan. Kerusakan jalan yang semakin parah disebut telah melumpuhkan aktivitas masyarakat dan mengancam perekonomian ribuan petani.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima Seputar Gayo, sebuah truk bermuatan jagung terbalik akibat badan jalan yang rusak dan licin. Muatan jagung berserakan di lokasi kejadian, sementara warga bergotong royong menyelamatkan hasil panen yang masih bisa diselamatkan.
Peristiwa tersebut bukan kali pertama terjadi. Warga mengaku kendaraan pengangkut hasil bumi kerap terperosok, tergelincir, bahkan terbalik saat melintasi ruas jalan tersebut, terutama ketika musim hujan.
Akibat kondisi itu, distribusi komoditas unggulan seperti jagung dan kakao sering terlambat. Sebagian hasil panen mengalami penurunan kualitas bahkan membusuk sebelum sampai ke pasar. Kerugian yang dialami petani pun terus bertambah.

"Kami tidak meminta yang muluk-muluk. Kami hanya berharap pemerintah segera menurunkan alat berat untuk menyekrap dan meratakan jalan. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak," ujar salah seorang warga.

Masyarakat menilai jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian bagi sejumlah desa di Kecamatan Leuser. Namun hingga kini, kerusakan jalan dinilai belum mendapatkan penanganan yang memadai.
Selain menghambat pengangkutan hasil bumi, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pelayanan pemerintahan juga ikut terganggu. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat nyaris tidak dapat melintas.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya instansi yang membidangi infrastruktur, agar segera turun ke lapangan dan melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan alat berat sebelum kerusakan semakin meluas.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menerima laporan, tetapi segera mengambil langkah nyata agar akses transportasi kembali normal, roda perekonomian petani dapat pulih, dan kejadian truk terbalik akibat jalan rusak tidak terus berulang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara maupun dinas terkait mengenai rencana penanganan ruas jalan tersebut.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com