Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

DPRK Sabang Serap Aspirasi Forum Keuchik, Persoalan Gampong hingga Payung Hukum Jadi Perhatian | GPN NEWS

BREAKING : GAJAH PUTIH NEWS 

DPRK Sabang Serap Aspirasi Forum Keuchik, Persoalan Gampong hingga Payung Hukum Jadi Perhatian

     MEDIA GAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
        REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH 

SABANG —GPN NEWS |  Persoalan yang dihadapi pemerintahan gampong tidak cukup hanya diselesaikan di tingkat bawah. Diperlukan ruang komunikasi yang mampu mempertemukan suara para keuchik dengan lembaga legislatif dan Pemerintah Kota Sabang agar setiap persoalan dapat dibahas secara terukur dan memiliki tindak lanjut yang jelas.

Semangat itulah yang mengemuka dalam audiensi DPRK Sabang bersama Forum Keuchik se-Kota Sabang, yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRK Sabang, Jumat (28/8/2026).
Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRK Sabang Magdalaina, didampingi Wakil Ketua DPRK Sabang Albina, S.T., M.T., serta anggota Komisi I DPRK Sabang Indra Nasution.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para keuchik untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang berkembang di gampong, termasuk kebutuhan penguatan koordinasi serta posisi Forum Keuchik sebagai wadah komunikasi antarpemerintahan gampong di Kota Sabang.

Keuchik Dorong Forum Memiliki Payung Hukum
Salah satu persoalan yang mencuat dalam audiensi adalah eksistensi Forum Keuchik se-Kota Sabang.

Para keuchik berharap forum yang selama ini menjadi ruang komunikasi dan koordinasi tersebut dapat memperoleh pengakuan resmi serta memiliki payung hukum yang jelas dari Pemerintah Kota Sabang.

Bagi para keuchik, penguatan kelembagaan forum bukan semata-mata menyangkut keberadaan sebuah organisasi, melainkan berkaitan dengan bagaimana komunikasi dan koordinasi antargampong dapat berjalan lebih terarah, khususnya ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Ketua Forum Keuchik se-Kota Sabang, Abdullah Imum, menyampaikan bahwa berbagai persoalan di tingkat gampong perlu disampaikan secara terbuka agar dapat dicari solusi secara bersama.

“Berbagai persoalan di gampong kami sampaikan secara terbuka. Kami juga mengusulkan agar Forum Keuchik memiliki payung hukum dan wadah resmi dari pemerintah, agar kerja-kerja kami di masyarakat bisa lebih terstruktur dan mendapat dukungan,” ujar Abdullah Imum.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam audiensi. Sebab, ketika forum memiliki kedudukan yang lebih jelas, komunikasi antara para keuchik dengan pemerintah daerah maupun DPRK diharapkan dapat berlangsung lebih terstruktur.

DPRK: Aspirasi Akan Didorong kepada Pemerintah
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRK Sabang Magdalaina menyatakan seluruh masukan yang disampaikan Forum Keuchik akan menjadi perhatian pihaknya dan selanjutnya didorong kepada Pemerintah Kota Sabang.

Menurut Magdalaina, posisi keuchik sangat strategis karena berada langsung di tengah masyarakat dan menjadi salah satu pihak yang paling mengetahui persoalan serta kebutuhan warga di tingkat gampong.

“Apa yang disampaikan Forum Keuchik hari ini akan kami teruskan ke Pemerintah agar dapat segera dicarikan solusi. Keuchik adalah ujung tombak pemerintahan di gampong, sehingga permasalahan yang mereka hadapi harus kita bantu selesaikan bersama,” kata Magdalaina.

Sikap DPRK tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membangun komunikasi dua arah. Aspirasi yang datang dari gampong tidak berhenti sebagai catatan dalam sebuah pertemuan, tetapi perlu diteruskan ke tingkat kebijakan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

DPRK Dorong Sinergi Gampong dan Pemerintah
Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Sabang Albina, S.T., M.T., menilai audiensi tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antara DPRK, Forum Keuchik dan Pemerintah Kota Sabang.

Menurutnya, penguatan sinergi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan di setiap gampong. Komunikasi yang terbuka akan memudahkan berbagai persoalan di lapangan untuk dipetakan, dibahas dan dicarikan jalan keluar.

Dengan demikian, keberadaan Forum Keuchik diharapkan tidak hanya menjadi ruang bertukar informasi antarkeuchik, tetapi juga dapat menjadi wadah koordinasi yang mampu memperkuat penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

Dari Ruang Audiensi Menuju Tindak Lanjut
Audiensi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan gampong memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, komunikasi antara keuchik, DPRK dan Pemerintah Kota Sabang menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dorongan agar Forum Keuchik memperoleh payung hukum juga menjadi pekerjaan lanjutan yang membutuhkan pembahasan lebih mendalam, terutama terkait bentuk kelembagaan, dasar hukum dan mekanisme pengakuan resminya.
Yang terpenting, forum tersebut telah membuka ruang dialog.

Kini, tantangannya adalah memastikan berbagai aspirasi yang disampaikan para keuchik tidak berhenti sebagai pembahasan di ruang rapat, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi pemerintahan gampong serta masyarakat Kota Sabang.

Sebab, kuatnya pemerintahan kota tidak terlepas dari kuatnya pemerintahan gampong. Dan kuatnya pemerintahan gampong membutuhkan komunikasi, koordinasi serta keberpihakan kebijakan yang jelas.

Reporter: MJ Eric Novi Karno
Media Gajah Putih News– Wilayah Sabang

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com