GPN / Gayo Lues - Pasca bencana alam hidrometeorologi (banjir luapan sungai) yang melanda pemukiman warga beberapa waktu lalu, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Serda Rano bersama personel BKO Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggalakkan aksi gotong royong pada Senin (10/08/2026). Kegiatan ini difokuskan pada kelanjutan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang berlokasi di Dusun Reje Bujang, Desa Uning Pune.
Pembangunan jembatan ini merupakan wujud bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk memulihkan infrastruktur daerah yang terdampak bencana. Seluruh logistik bahan material dipasok langsung oleh pemerintah pusat, kecuali material alam berupa batu dan pasir yang memanfaatkan ketersediaan melimpah di lokasi pembangunan. Adapun mekanisme pengerjaannya dilakukan secara manunggal melalui gotong royong harian antara TNI dan warga lokal.
Pada pelaksanaan hari ini, pengerjaan difokuskan pada beberapa item utama:
Mobilisasi Logistik & Alat: Melangsir dan menyeberangkan alat kerja (harco, cangkul, sekop, ember, drum air, dan selang).
Pengangkutan Material: Pengangkutan semen, besi, papan begisting, dan komponen tiang tower (pylon).
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini bertujuan untuk memulihkan mobilitas masyarakat, membuka kembali akses vital dari area pemukiman menuju lahan perkebunan warga yang merupakan mata pencaharian utama, serta mendorong akselerasi pemulihan ekonomi lokal pasca bencana.
Harapan yang Dicapai
Melalui akselerasi pembangunan infrastruktur ini, diharapkan konektivitas antarwilayah dapat segera terhubung 100%, ketahanan ekonomi warga Dusun Reje Bujang kembali pulih, serta terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin solid dalam menghadapi situasi tanggap darurat maupun pemulihan pasca bencana.
TESTIMONI
Babinsa Koramil 09, Serda Safrijal:
"Gotong royong ini adalah bentuk kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami dari jajaran Babinsa dan personel BKO Batalyon TP 855/Raksaka Dharma berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga jembatan ini selesai dan dapat digunakan secara aman. Melihat antusiasme masyarakat yang bahu-membahu setiap hari, kami optimistis pengerjaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini dapat rampung tepat waktu sehingga aktivitas warga kembali normal."
Kepala Dusun Reje Bujang, Bapak Samsul Bahri:
"Kami mewakili seluruh warga Dusun Reje Bujang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden RI dan bapak-bapak TNI dari Koramil 09 serta Batalyon TP 855/Raksaka Dharma. Banjir lalu sempat memutus mata pencaharian kami karena akses ke kebun terputus. Dengan adanya bantuan jembatan dan pendampingan gotong royong setiap hari dari TNI, harapan kami untuk bangkit dan memperbaiki ekonomi keluarga menjadi terbuka lebar kembali."
0 Komentar