Gayo Lues, GajahPutihNews – Dalam upaya memperkuat infrastruktur dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat, Babinsa Serda Saher Siregar bersama personel BKO Bataliyon TP 855/RD dan warga setempat menggelar aksi gotong royong pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Dusun Aih Joya, Desa Kungke Jaya, Jumat (24/7/2026).
Pada pengerjaan hari ini, tim gabungan TNI dan masyarakat memfokuskan kegiatan pada tahap krusial, yaitu pengecoran pondasi tiang pylon jembatan yang memiliki ketinggian mencapai ± 4 meter. Semangat kebersamaan tampak jelas saat para personel TNI dan warga bahu-membahu mengolah serta menuangkan material cor demi kokohnya tiang penopang jembatan tersebut.
Tujuan Pembangunan
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan utama:
Meningkatkan Aksesibilitas: Membuka dan mempermudah akses transportasi darat bagi warga Dusun Aih Joya dan sekitarnya yang selama ini terisolasi atau memiliki keterbatasan jalur penyeberangan.
Mendorong Perekonomian Lokal: Memperlancar mobilitas pengangkutan hasil bumi dan pertanian warga menuju pasar, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian desa.
Mempererat Kemanunggalan TNI-Rakyat: Menjadikan budaya gotong royong sebagai wadah silaturahmi dan penguatan jalinan kemitraan antara aparat teritorial dengan masyarakat di wilayah binaan.
Harapan yang Ingin Dicapai
Melalui kegiatan gotong royong ini, terdapat beberapa harapan besar yang ingin diwujudkan:
Keamanan dan Keselamatan Warga: Jembatan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas struktur yang kokoh, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat—khususnya anak-anak sekolah dan petani—dalam beraktivitas sehari-hari.
Kesejahteraan Masyarakat: Terwujudnya pemerataan pembangunan di daerah pelosok yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan hidup warga Desa Kungke Jaya.
Melestarikan Budaya Gotong Royong: Diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang telah terbangun selama pengerjaan jembatan ini terus terjaga dan menjadi tradisi yang melekat di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Pembangunan jembatan ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan juga membangun 'jembatan hati' antara TNI dan rakyat demi kemajuan serta kesejahteraan bersama."
0 Komentar