Gayo Lues, GajahPutihNews Babinsa Koramil 09/Putri Betung Kodim 0113/Gayo Lues, Sertu Hadi Kis, bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan aksi gotong royong pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Dusun Reje Bujang, Desa Uning Pune, Minggu (26/7).
Pembangunan jembatan ini memanfaatkan bantuan dana dari Pemerintah Republik Indonesia yang dialokasikan khusus bagi daerah terdampak bencana alam hidrometeorologi. Bencana luapan sungai yang terjadi beberapa waktu lalu sempat melumpuhkan akses vital warga setempat.
Meskipun menggunakan anggaran pemerintah, pengerjaan proyek ini menerapkan metode swakelola dan gotong royong harian antara prajurit TNI dan warga. Seluruh proses pengerjaan tetap berpedoman ketat pada spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai buku panduan yang telah ditetapkan. Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada perakitan pembesian untuk pengecoran pondasi penahan tali sling utama jembatan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ini memiliki beberapa tujuan strategis:
Membuka Akses Vital: Menyediakan jalur penghubung yang aman bagi aktivitas harian warga dari area pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mendorong Kebangkitan Ekonomi: Menggerakkan roda perekonomian lokal, mengingat mayoritas masyarakat Desa Uning Pune menggantungkan mata pencaharian dari sektor pertanian dan perkebunan.
Efisiensi Mobilisasi Hasil Tani: Mempermudah dan mempercepat proses pengangkutan hasil panen kebun menuju pasar atau penampung.
Melalui kegiatan teritorial terpadu ini, terdapat beberapa sasaran dan harapan yang ingin dicapai:
Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana: Terwujudnya fasilitas penyeberangan yang kokoh, aman, dan sesuai standar teknis agar tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan.
Peningkatan Kesejahteraan Warga: Terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat seiring kemudahan distribusi hasil panen.
Penguatan Manunggal TNI dan Rakyat: Semakin kokohnya kemanunggalan serta kemitraan strategis antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Menumbuhkan Kembali Semangat Gotong Royong: Merawat tradisi luhur kebersamaan dalam mengatasi kesulitan warga di tingkat desa.
Sertu Hadi Kis menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar membantu pembangunan fisik, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan rasa aman pasca-bencana. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh warga Dusun Reje Bujang dan sekitarnya.
0 Komentar