Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Prajurit POM TNI AD Gugur Saat Bantu Operasi Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, membenarkan bahwa seorang anggota TNI menjadi korban dalam operasi tersebut. Atas nama Polda Aceh, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta jajaran TNI.

Senin, 27 Juli 2026
Penulis: Junaidi Ulka

Prajurit POM TNI AD Gugur Saat Bantu Operasi Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

BANDA ACEH – Seorang prajurit Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia saat membantu aparat kepolisian dalam operasi penangkapan terduga bandar narkotika di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika aparat melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, membenarkan bahwa seorang anggota TNI menjadi korban dalam operasi tersebut. Atas nama Polda Aceh, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta jajaran TNI.

“Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan dedikasi dan naluri sebagai prajurit penegak hukum dalam membantu kepolisian saat operasi penangkapan bandar narkoba,” ujar Joko, Minggu (26/7/2026).

Menurut keterangan resmi Polda Aceh, operasi bermula ketika tim gabungan melakukan upaya penangkapan terhadap empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. 

Para terduga pelaku berada di dalam sebuah mobil yang berhenti di kawasan depan SPBU Juli, Desa Cot Meurak, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang disebut sebagai oknum anggota Brimob. Sementara tiga terduga lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat.

Saat proses pengejaran berlangsung, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah para pelaku. Berdasarkan penjelasan awal Polda Aceh, salah satu peluru diduga mengalami rekoset (pantulan) dan mengenai seseorang yang berada di lokasi serta ikut membantu proses penangkapan. 

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Belakangan diketahui korban merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha.

Polda Aceh menegaskan bahwa kronologi lengkap kejadian masih didalami melalui proses penyelidikan guna memastikan seluruh fakta yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Sejak peristiwa itu terjadi, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan telah berkoordinasi dengan Pangdam Iskandar Muda untuk menyampaikan perkembangan dan fakta-fakta awal hasil penyelidikan.

“Atas nama keluarga besar Polda Aceh, kami kembali menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran TNI,” kata Joko.

Polda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. 

Masyarakat diminta tidak menyebarluaskan foto, video, maupun narasi yang belum dipastikan kebenarannya karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat operasi pemberantasan narkotika di Aceh kerap menghadapi risiko tinggi. 

Aparat memastikan pencarian terhadap tiga terduga pelaku yang masih buron terus dilakukan, sementara investigasi terhadap penyebab pasti gugurnya Pratu Galuh Nugraha akan dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com