Berita

📰 Berita Terbaru

Cari Berita Ini

Breaking News

Jembatan Putus di Desa Kendawi Pelajar ke Sekolah Naik Perahu Karet

Dabun Gelang | GajahPutihNews -  30 Juli 2026, Sudah sembilan bulan aktivitas masyarakat Dusun Rilangan Desa Kendawi Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues harus melintasi sungai baik dijembatan darurat tali dan saat menggunakan perahu karet yang dimiliki Satuan Yon TP 855/RD untuk mengangkut anak-anak pergi sekolah, masyarakat pergi berladang, bekerja, hingga ibu-ibu berbelanja ke tepi aebelah.
 Masyarakat dan anak-anak sekolah bertaruh nyawa melintasi Sungai Aih Kiri sedalam -+ 70 centi meter saat air sungai surut itu untuk menyambung hidup lewat bekerja, berladang, dan para pelajar menuntut ilmu di sekolah.
Jembatan tersebut merupakan penghubung wilayah warga di Desa Kendawi Kecamatan Dabun Gelang maupun warga dari wilayah luar menuju Desa tersebut.
Semenjak terjadi musibah banjir sekitar bulan November 2025 di wilayah Kab. Gayo Lues khususnya Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang yang menyebabkan jembatan permanen putus sepanjang 80-an meter tersebut, dan saat ini dari pihak Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Bkj, Yon TP 855/RD bekerjasama dengan masyarakat Desa setempat masih melaksanakan progres pembangunan jembatan perintis dan saat ini baru mencapai 56 % dari progres dan dikejar untuk segera diselesaikan.  Demi Sekolah, Murid SMP Negeri Satu Atap di Desa Kendawi naik perahu karet yang disediakan oleh TNI AD/Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Bkj dan Yon TP 855/RD untuk menyeberangi sungai Aih Kiri Desa Kendawi Kec. Dabun Gelang. 
Alimin (42 tahun) sebagai Sekertaris Sesa Kendawi menyampaikan nahwa perahu karet ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat kami untuk berlalu lintas masuk dan keluar dari Desa kami Desa Kendawi walaupun saat ini hanya digunakannya saat air sungai surut akan tetapi apabila nanti air meluap tentu akan lebih dibutuhkan.  Karena itu masyarakat mau tak mau harus melewati sungai dengan menggunakan perahu karet yang disediakan TNI AD untuk menunjang aktivitas mereka.  Alimin mengungkapkan bahwa akses jembatan bukan salah satu akses jalan, ada alternatif jalan lainnya, tetapi medan mutar cukup jauh memakan waktu yang cukup panjang sementara warga ingin segera sampai di tujuan maupun anak sekolah nyampai ke sekolah tidak terlambat.
Alimin melanjutkan, masyarakat atau anak sekolah yang melintasi sungai menggunakan perahu karet itu merasa nyaman karena didampingi Babinsa dan anggota Yon TP 855/RD yang saat ini sedang melaksanakan tugas pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kendawi.
Kami warga masyarakat Desa Kendawi selalu bekerja sama untuk pembangunan jembatan gantung perintis agar dalam waktu dekat cepat selesai pembangunanya.  .

0 Komentar

© Copyright 2022 - gajah putih News.com