Wali Kota Sabang Perjuangkan Transformasi Sabang di Hadapan Komisi VI DPR RI, Dorong Percepatan Investasi dan Penguatan Kawasan Strategis Nasional
MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH
BANDA ACEH, 19 Juni 2026 ||GPN NEWS — Komitmen mempercepat transformasi Kota Sabang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi maritim dan pariwisata internasional kembali ditegaskan Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, saat menghadiri Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi VI DPR RI di Ruang Rapat Potensi Daerah I Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting dalam membahas arah kebijakan pembangunan ekonomi Aceh, penguatan investasi, optimalisasi peran BUMN, serta pengembangan kawasan-kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Kegiatan itu dihadiri jajaran Pemerintah Aceh, para kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), sejumlah BUMN strategis, serta rombongan Komisi VI DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Prof. Dr. Drs. H.A.M. Nurdin Halid, dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Aceh.
Dalam forum tersebut, Sabang menjadi salah satu fokus pembahasan utama mengingat posisinya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang memiliki nilai strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan Samudra Hindia.
Sebagai Anggota Dewan Kawasan Sabang, Wali Kota Sabang menegaskan bahwa masa depan Sabang harus dibangun melalui lompatan besar yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga diarahkan menuju kawasan ekonomi modern yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.
Menurutnya, pengembangan Sabang harus didukung melalui integrasi sektor kemaritiman, logistik, perdagangan, perikanan, dan pariwisata secara berkelanjutan agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Sabang memiliki posisi geografis yang sangat strategis sebagai gerbang paling barat Indonesia. Potensi ini harus dioptimalkan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, BPKS, Pemerintah Kota Sabang, BUMN, dan dunia usaha sehingga mampu melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing internasional,” ujar Zulkifli.
Dalam pemaparannya, Sabang diproyeksikan berkembang sebagai SEA Maritime Hub, Fishing Ground Center, dan Natural Tourism Sanctuary, sebuah konsep pembangunan terpadu yang menempatkan Sabang sebagai pusat aktivitas maritim, logistik, perdagangan internasional, industri perikanan, sekaligus destinasi wisata unggulan berbasis kelestarian alam.
Untuk mendukung visi besar tersebut, berbagai program strategis terus didorong, mulai dari penguatan pelabuhan dan konektivitas logistik, pengembangan industri kemaritiman, peningkatan produktivitas sektor perikanan, pembangunan destinasi wisata berstandar internasional, hingga perluasan peluang investasi pada sektor-sektor unggulan yang memiliki daya ungkit tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Wali Kota Sabang juga menekankan bahwa dukungan pemerintah pusat melalui Komisi VI DPR RI sangat dibutuhkan guna mempercepat realisasi berbagai program strategis yang selama ini menjadi harapan masyarakat Sabang.
Ia meyakini, dengan dukungan regulasi, investasi, dan penguatan peran BUMN, Sabang dapat berkembang menjadi simpul ekonomi baru di kawasan barat Indonesia yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh maupun nasional.
Selain mendorong investasi, Pemerintah Kota Sabang juga terus berupaya menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kemudahan perizinan, serta penguatan sektor-sektor produktif yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi VI DPR RI tersebut diharapkan melahirkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat mempercepat pembangunan ekonomi Aceh, memperkuat peran BUMN dalam mendukung pembangunan daerah, serta membuka ruang investasi yang lebih luas bagi Sabang dan wilayah lainnya di Aceh.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPKS, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, transformasi Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas, pusat ekonomi maritim, dan destinasi pariwisata internasional diyakini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam mewujudkan Aceh yang maju, kompetitif, dan semakin terkoneksi dengan jaringan ekonomi global.
-Reporter/Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro : MJ Eric Karno
-Sumber/Photo : Ajudan Walikota Sabang
-Rilis/RedaksiDaerah : Gajah putih News.com
0 Komentar