TP PKK Sabang Beri Penghargaan kepada Pemuda Peduli Lingkungan, Aksi Nyata Jaga Wisata Jadi Inspirasi HUT Kota Sabang ke-61
MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH
SABANG –GPN NEWS || Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kota Sabang ke-61, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tumbuh kuat di tengah masyarakat. Hal itu tergambar dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pokja III dan Sosialisasi AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kota Sabang di Gedung TP PKK Kota Sabang, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Sabang Ny. Nuri Farisal Zulkifli H. Adam, didampingi Staf Ahli TP PKK Kota Sabang Ny. Hj. Erwani Meuthia Suradji, Ketua Pokja III Widya, SP., M.Si, beserta jajaran pengurus TP PKK Kota Sabang itu berlangsung penuh semangat dan sarat makna.
Tak sekadar menjadi forum penguatan kelembagaan dan sosialisasi program AKU HATINYA PKK, kegiatan tersebut juga menjadi panggung penghormatan bagi para Pemuda Peduli Lingkungan Kota Sabang, yang selama ini konsisten melakukan aksi nyata menjaga kebersihan kawasan wisata dan fasilitas publik di berbagai sudut kota.
Dalam sambutannya, Ny. Nuri Farisal Zulkifli H. Adam menegaskan bahwa gerakan AKU HATINYA PKK merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan yang dimulai dari lingkungan keluarga.
"Lingkungan yang bersih dan terawat adalah cerminan kualitas masyarakatnya. Melalui AKU HATINYA PKK, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kebutuhan hari ini, tetapi investasi untuk masa depan daerah yang lebih baik," ujarnya.
Sorotan utama dalam kegiatan tersebut tertuju kepada sekelompok anak muda yang tergabung dalam Pemuda Peduli Lingkungan Kota Sabang. Dengan semangat sukarela dan rasa memiliki terhadap daerah, mereka terus bergerak menjaga kebersihan sejumlah destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Sabang.
Beranggotakan sekitar 15 orang pemuda, kelompok ini aktif melaksanakan gotong royong di kawasan Pantai Sumur Tiga, Pantai Ujung Kareung, Gampong Ie Meulee, serta berbagai fasilitas umum lainnya yang menjadi tujuan wisata masyarakat dan wisatawan.
Melalui komunitas Paddle Board Pantai Sumur Tiga, mereka tidak hanya membersihkan sampah di kawasan pantai, tetapi juga melakukan rehabilitasi sederhana terhadap fasilitas publik yang terbengkalai. Setelah sebelumnya membersihkan sumur tua yang telah lama tidak digunakan, mereka kembali turun tangan membersihkan kamar mandi dan toilet umum yang dibangun pemerintah namun kondisinya kurang terawat.
Aksi tersebut dilakukan tanpa pamrih, semata-mata karena kecintaan mereka terhadap Sabang dan keinginan agar fasilitas publik dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat serta wisatawan yang berkunjung.
"Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. Jika bukan kita yang peduli, siapa lagi? Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menginspirasi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah," ujar salah seorang perwakilan pemuda.
Dedikasi mereka mendapat apresiasi tinggi dari Ketua TP PKK Kota Sabang,Ny.Nuri Farisal Zulkifli H.Adam Melalui Ketua Pokja III TP PKK Kota Sabang, Widya, SP., M.Si., menyebutkan bahwa aksi para pemuda tersebut merupakan contoh nyata bagaimana generasi muda mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan dan daerahnya.
"Mereka telah memberikan teladan yang luar biasa. Di saat banyak orang hanya berbicara tentang kepedulian lingkungan, para pemuda ini langsung turun ke lapangan dan bekerja nyata. Inilah bentuk kontribusi yang sangat berharga bagi kemajuan pariwisata dan pembangunan karakter masyarakat Sabang," katanya.
Menurut Widya, keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam semata, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan wisata.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, TP PKK Kota Sabang menyerahkan apresiasi kepada para Pemuda Peduli Lingkungan yang hadir. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi mereka dalam menjaga kebersihan kawasan wisata, membersihkan fasilitas umum, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Suasana semakin hangat ketika para pemuda menyerahkan sejumlah buku kepada TP PKK Kota Sabang sebagai simbol kolaborasi dalam memperkuat budaya literasi, pendidikan, dan kepedulian sosial di Kota Sabang.
Momen tersebut menjadi gambaran indah tentang sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan generasi muda dalam membangun daerah. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, lahir harapan baru dari tangan-tangan muda yang memilih bergerak, bekerja, dan mengabdi untuk lingkungan.
Menjelang usia ke-61 tahun, Kota Sabang tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya sebagai gerbang terdepan Indonesia, tetapi juga merayakan tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga warisan alam yang dimiliki.
Aksi para Pemuda Peduli Lingkungan menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan ketulusan. Mereka tidak sekadar membersihkan pantai, sumur, atau fasilitas umum, tetapi sedang menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap daerah kepada generasi masa depan.
Dari pesisir Pantai Sumur Tiga hingga sudut-sudut fasilitas publik yang kembali bersih dan terawat, semangat para pemuda itu seolah mengirim pesan kuat kepada seluruh masyarakat: Sabang yang indah bukan hanya anugerah alam, tetapi juga hasil dari kepedulian warganya. Dan ketika generasi mudanya memilih untuk bergerak menjaga lingkungan, maka masa depan Sabang akan semakin cerah, berdaya saing, dan membanggakan di mata dunia.
-Reporter/Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro : MJ Eric Karno
-Sumber/Rilis/Photo : Kepala Biro Sabang
-RedaksiDaerah : Gajah putih News.Com
Social Header
Berita
📰 Berita Terbaru
Cari Berita Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor