GAYO LUES | GajahPutihNews, 04 Juni 2026 – Akses mobilitas warga Dusun Atu Sepit, Desa Ramung Musara kini mulai menemui titik terang. Pada Kamis (04/06/2026), Serda Eriadi selaku Babinsa Koramil 09/Putri Betung, bersama dengan personil BKO Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat, menggelar aksi gotong royong massal untuk merehabilitasi jembatan gantung yang rusak parah akibat bencana alam banjir luapan air sungai beberapa waktu lalu.
Dalam aksi kerja bakti tersebut, fokus pengerjaan diarahkan pada tahap krusial, yaitu pemasangan tali seling (sling) yang baru guna memastikan struktur jembatan kembali kokoh.
Program rehabilitasi infrastruktur ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues, untuk memulihkan wilayah terdampak bencana alam. Dalam mekanismenya, pemerintah mendukung penuh penyediaan material pabrikan jembatan. Sementara itu, untuk material alam seperti batu dan pasir memanfaatkan potensi lokal yang melimpah, dengan sistem pengerjaan yang mengedepankan kemanunggalan TNI dan masyarakat melalui gotong royong.
Rehabilitasi jembatan gantung ini memegang peranan vital dengan dua tujuan utama:
Menghubungkan kembali akses transportasi antara wilayah Dusun Atu Sepit dengan Desa Induk.
Mempermudah aktivitas harian dan perjalanan warga dari area pemukiman menuju lahan perkebunan mereka.
Dengan rampungnya perbaikan ini, diharapkan tingkat keamanan dan keselamatan masyarakat saat menyeberang dapat terjamin sepenuhnya. Lebih dari itu, pulihnya akses jembatan ini ditargetkan mampu mendongkrak kembali roda perekonomian masyarakat setempat yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian.
Testimoni Pihak Terkait:
Serda Eriadi (Babinsa Koramil 09/Putri Betung):
"Gotong royong ini adalah bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak pernah pudar, terutama saat menghadapi pasca-bencana. Kami fokus memasang tali seling baru hari ini agar jembatan ini benar-benar aman dan layak dilalui. Terima kasih atas antusiasme warga yang luar biasa. Harapan kami, setelah jembatan ini selesai, aktivitas ekonomi pertanian warga kembali normal bahkan meningkat."
Kepala Dusun Atu Sepit:
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah, Kodim 0113/Gayo Lues, Babinsa, dan seluruh personil BKO Bataliyon TP 855/Raksaka Dharma. Jembatan ini adalah urat nadi kami untuk pergi ke kebun dan menghubungkan kami ke Desa Induk. Sejak rusak akibat banjir, aktivitas kami sangat terhambat. Dengan bantuan dan gotong royong dari bapak-bapak TNI, kami merasa sangat terbantu dan optimis ekonomi kampung kami akan segera pulih."
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor